Ket poto : Plt kadis Pendidikan Kota Binjai Sofyan Siregar
SNIPER86.COM, BINJAI – Dinas Pendidikan Kota Binjai mengambil langkah antisipatif dengan meliburkan aktivitas belajar mengajar tatap muka dan mengalihkan pembelajaran ke sistem daring bagi siswa dan siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keputusan ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang terus mengguyur wilayah Kota Binjai.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sofyan Siregar, menjelaskan bahwa keputusan meliburkan sekolah merupakan bentuk kewaspadaan terhadap potensi banjir dan risiko kesehatan yang dapat membahayakan aktivitas belajar siswa.
"Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan risiko banjir yang meningkat, kami meminta peserta didik dan para guru untuk tetap waspada. Untuk sementara waktu, pembelajaran dialihkan ke sistem daring," ujar Sofyan, Jumat (28/11/25).
Sofyan juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan para guru untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran daring tetap berjalan maksimal. Ia meminta agar para pendidik aktif memantau kehadiran siswa serta kondisi mereka, terutama yang terdampak banjir.
"Kepala sekolah harus berkoordinasi dengan guru untuk memastikan siswa mengikuti kelas daring dan mengetahui keadaan mereka masing-masing," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini bersifat sementara. Tim dari Dinas Pendidikan Kota Binjai terus melakukan monitoring di lapangan untuk mengevaluasi kemungkinan perpanjangan masa libur, mengingat kondisi cuaca yang belum dapat diprediksi.
"Kita lihat perkembangan di lapangan. Jika kondisi memungkinkan, sekolah akan kembali dibuka. Untuk saat ini, keselamatan siswa tetap menjadi prioritas," tegasnya.
Pihaknya mengimbau para siswa untuk tetap belajar secara mandiri di rumah, dan orang tua diminta turut mengawasi aktivitas belajar anak selama masa libur. (R-2)






