• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemred Idul Fitri 1447 H


     

    Terlibat Cekcok Dengan Warga Mantan Polisi Bawa Pentungan Dan Celurit Di Sepuhgembol, Ternyata Ini Penyebabnya...

    Mustofa
    Jumat, 06 Maret 2026, 7:38:00 PM WIB Last Updated 2026-03-06T13:56:27Z

    SNIPER86.COM, Probolinggo - Keributan antara seorang mantan anggota polisi berinisial SDK dengan sejumlah warga terjadi di Desa Sepuhgembol Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. 

    Insiden ini dipicu persoalan pengambilan batu di sungai dekat jembatan setempat.
    Menurut keterangan warga, saat itu masyarakat sedang mengambil batu dari sungai untuk kebutuhan pembangunan jembatan secara gotong royong. Proses pengambilan batu hampir selesai dan hanya membutuhkan sedikit tambahan material.

    Namun, SDK yang rumahnya berada dekat jembatan lokasi pengambilan batu tersebut tiba-tiba datang dan memarahi warga sambil membawa pentungan dan Clurit. Sontak teguran tersebut kemudian memicu cekcok antara kedua belah pihak.

    Seorang warga menyebut sikap SDK selama ini sering menimbulkan ketegangan karena dinilai tidak pernah terlibat dalam kegiatan gotong royong di lingkungan tersebut.

    "Selama ini dia tidak pernah ikut membantu gotong royong. Kerjaannya cuma marah-marah saja ketika warga sedang bekerja," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

    Cekcok tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Seorang warga dilaporkan sempat dipukul dengan sebuah Bolok, dalam peristiwa itu. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek setempat dengan nomer LP/B/02/33/2026/SPKT/Polsek Wonomerto/Polres kota Probolinggo/Polda Jawa Timur.

    Tak lama setelah laporan dibuat, sejumlah warga mendatangi rumah SDK untuk melakukan klarifikasi atas kejadian tersebut. Situasi yang awalnya dimaksudkan untuk konfirmasi justru kembali memanas.

    Menurut keterangan warga, SDK sempat keluar rumah sambil membawa celurit di hadapan banyak orang. Senjata tajam tersebut kemudian berhasil direbut oleh warga.

    Dalam situasi yang semakin ricuh, orang yang membawa celurit tersebut justru dilaporkan mengalami luka bacok dalam keributan yang terjadi di tengah massa warga.

    Sementara itu, Sekretaris Desa Sepuh Gembol saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut. "Saya belum mengetahui detail kejadian itu, karena saat peristiwa berlangsung saya baru bangun tidur," ujarnya singkat.

    Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Situasi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif setelah keributan mereda. *(Tofa/TF)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini