SNIPER86.COM, Tanjab Barat - Dalam upaya menciptakan sinergitas yang lebih kuat antara lembaga pemasyarakatan dan kepolisian, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, bersama jajarannya melakukan kunjungan strategis ke Polres Tanjung Jabung Barat.
Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (05/05/2026) ini dihadiri langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib).
Rombongan Kalapas disambut hangat oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Andi Musahar, S.H., serta Kasat Narkoba AKP Alexander Agus Purba, S.H., beserta jajaran lainnya.
Adapun tujuan utama pertemuan ini adalah untuk berdiskusi dan mempererat kolaborasi dalam menegakkan hukum di wilayah Tanjung Jabung Barat, khususnya yang berkaitan dengan penyelidikan tahanan, pencegahan peredaran narkoba, serta penguatan sistem keamanan di lingkungan lapas.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP M. Kuswicaksono menyampaikan, "kolaborasi yang solid antara Polres dan Lapas sangat krusial. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dengan sinergi yang baik, kita mampu mencegah potensi gangguan keamanan dan memutus mata rantai peredaran gelap narkoba. Kami sangat terbuka untuk terus berkoordinasi dan saling mendukung," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kalapas Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, juga menegaskan komitmennya. "Kami di Lapas menyadari, bahwa pengamanan dan pembinaan warga binaan tidak akan maksimal tanpa dukungan dari aparat penegak hukum lainnya, terutama kepolisian. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi sebagai bentuk nyata komitmen kami untuk menjadikan Lapas Kuala Tungkal lebih transparan dan bersih dari pelanggaran hukum. Kedepan, kami berharap dapat mengadakan kegiatan patroli/razia bersama dan pertukaran informasi intelijen secara berkala," ungkap Kalapas.
Diskusi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, menandai babak baru kerjasama yang lebih erat demi terciptanya keamanan dan ketertiban hukum yang kondusif di Tanjung Jabung Barat. Kedua belah pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut dalam bentuk program kerja lapangan yang terukur.*(Deni)




