SNIPER86.COM, BINJAI - Jadi sorotan di Kota Binjai sebuah kendaraan merek SUZUKI AVP plat Merah BK dengan seri "R" diduga di miliki Desa di Kabupaten Langkat, terpantau awak media SNIPER86.COM, Senin (4/5/2026) siang di sebuah SPBU.
Mobil plat merah dengan seri R dengan bertuliskan BK 9011 R dengan bertuliskan stiker "Ambulance Desa EMPUS Kecamatan Bahorok" hal ini menjadi pertanyaan publik,
Mobil Plat merah dengan seri "R" adalah barang milik daerah (BMD) Pemko Binjai. Penggunaannya terbatas hanya untuk menunjang tugas operasional pegawai/pejabat pemerintahan yang berwenang.
Jika kendaraan plat merah tersebut digunakan atau didiga dimiliki di luar wilayah administratif tanpa surat tugas, atau digunakan oleh pihak di luar Pemko Binjai (seperti pemerintah desa di kabupaten lain), ini tergolong pelanggaran penggunaan barang negara.
Jika mobil tersebut berplat merah (milik Pemko Binjai) dan dipakai langsung oleh perangkat desa di luar Kota Binjai tanpa surat pinjam pakai atau dokumen hibah resmi, hal tersebut ini termasuk ilegal.
Terkait temuan yang terpantau awak media Sniper86.Com, Senin (4/5), awak media mencoba mengkonfirmasi Kepala Desa yang diwakili Sekdes Desa Empus melalui telepon Whatsap terkait dugaan mobil Ambulance Suzuki APV ber plat merah BK 9011 R yang notaben kepemilikannya merupakan milik Instansi Pemko Binjai, "mobil Ambulance sudah kami beli setahun yang lalu" ucap sekdes.
" Soal plat yang digunakan saat ini kami dari Desa juga kurang tau dan itu urusan soal plat yang di gunakan dari Showroom/Salesnya" ucapnya Sekdes kembali.
Tidak sampai disitu saja, awak media Sniper86.Com kembali mencoba mengkonfirmasi Kadis Kominfo Kota Binjai Muhammad Ikhsan Siregar SH. MH, Via telepon selular terkait mobil plat merah seri "R" yang berlogo kan "Ambulance Desa Empus Kecamatam Bahorok" yang berada di Kabupaten Langkat, "nanti kita konfirmasi dengan pihak terkait" ucap kadis.
" Untuk lebih lanjut nanti akan kita kabari lagi terkait kepemilikan mobil Ambulance yang berada di Langkat memakai Plat Merah seri "R" yang diduga di miliki Desa di Kabupaten Langkat". *(R)
Bersambung.....




