• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Revitalisasi SMPN 2 Tanjung Pura Senilai Rp.2,5 Miliar Disorot, Halaman Sekolah Tergenang Air

    Sabtu, 29 Agustus 2026, 3:58:00 PM WIB Last Updated 2026-08-29T12:07:09Z

    Teks Photo : Kondisi SMPN 2 Tanjung Pura saat turun hujan.


    SNIPER86.COM, Langkat – Proyek perehaban dan revitalisasi SMP Negeri 2 Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, yang bersumber dari anggaran Tahun Anggaran (TA) 2026 dengan nilai mencapai Rp2,5 miliar lebih, menjadi sorotan publik.

    Pasalnya, proyek yang disebut baru selesai beberapa minggu lalu tersebut diduga belum mampu mengatasi persoalan drainase dan ketinggian halaman sekolah. Kondisi itu terlihat saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, sehingga halaman bagian dalam sekolah mengalami genangan air.

    Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (27/8/2026), genangan air terlihat memenuhi sejumlah bagian halaman sekolah. Bahkan, ketinggian air disebut mencapai sekitar mata kaki peserta didik yang melintas di area tersebut.

    Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai perencanaan pekerjaan revitalisasi, khususnya terkait penyesuaian elevasi halaman dan sistem drainase di lingkungan sekolah.

    Dalam pelaksanaan pekerjaan revitalisasi yang dilakukan secara swakelola oleh Kepala Satuan Pendidikan bersama panitia pelaksana, aspek kondisi lingkungan sekolah semestinya menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan kebutuhan pekerjaan.

    Salah satunya adalah penyesuaian ketinggian halaman sekolah dengan kondisi lingkungan sekitar, termasuk area pasar dan saluran parit, sehingga air hujan maupun luapan dari saluran di sekitar sekolah tidak mudah masuk dan menggenangi halaman.

    Di lokasi, saluran drainase sekolah juga menjadi perhatian. Secara kasat mata, posisi saluran drainase disebut lebih rendah dibandingkan parit dan kawasan pasar di sekitar sekolah. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan air dari luar lingkungan sekolah meluap ke area drainase sekolah apabila terjadi hujan deras.

    Jika kondisi drainase tidak mampu mengalirkan air dengan baik, genangan yang terjadi berulang kali dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan peserta didik maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.

    Selain genangan, luapan air dari saluran parit juga dikhawatirkan menimbulkan persoalan lain apabila air yang masuk ke lingkungan sekolah membawa kotoran atau limbah, sehingga berpotensi menimbulkan aroma yang kurang sedap di sekitar halaman sekolah.

    Persoalan tersebut menjadi perhatian karena revitalisasi sekolah dengan nilai anggaran cukup besar semestinya tidak hanya memperhatikan bangunan fisik, tetapi juga aspek pendukung lainnya, termasuk kenyamanan, keamanan, serta fungsi lingkungan sekolah setelah pekerjaan selesai.

    Kepala Sekolah Belum Memberikan Tanggapan

    Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Satuan Pendidikan SMPN 2 Tanjung Pura belum memberikan tanggapan atas sejumlah pertanyaan yang disampaikan awak media melalui pesan WhatsApp.

    Upaya konfirmasi telah dilakukan beberapa kali untuk memperoleh penjelasan terkait pelaksanaan proyek, kondisi halaman sekolah yang tergenang, serta perencanaan sistem drainase dan elevasi halaman.

    Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh jawaban dari pihak sekolah. Bahkan, nomor WhatsApp awak media disebut telah diblokir.

    SNIPER86.COM tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak SMPN 2 Tanjung Pura maupun pihak terkait lainnya, untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.*(Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini