• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Komjen Pol Suyudi Ario Seto Disetujui Jadi Kapolri, Gantikan Jenderal Listyo Sigit

    Kamis, 01 Oktober 2026, 2:43:00 PM WIB Last Updated 2026-10-01T08:14:12Z

    SNIPER86.COM, Jakarta - Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia memasuki babak akhir. Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.


    Persetujuan tersebut diambil dalam rapat pleno setelah Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).


    Keputusan Komisi III DPR RI diambil secara aklamasi. Setelah persetujuan di tingkat komisi, pengangkatan Suyudi kemudian disahkan melalui Rapat Paripurna DPR RI. Dalam rapat paripurna, DPR juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.


    Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, hasil persetujuan tersebut selanjutnya dikirimkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Suyudi dijadwalkan dilantik sebagai Kapolri pada Kamis siang.


    "Insya Allah, setelah Zuhur, calon Kapolri akan segera dilantik oleh Bapak Presiden," kata Puan dalam rapat paripurna.


    DARI RESERSE Hingga PUCUK PIMPINAN POLRI


    Suyudi Ario Seto bukan nama baru dalam struktur Korps Bhayangkara. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 tersebut memiliki perjalanan karier panjang, terutama di bidang reserse dan penyidikan.


    Suyudi pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Karier kewilayahannya kemudian berlanjut dengan sejumlah jabatan Kapolsek, antara lain di Pasar Minggu, Tanah Abang dan Penjaringan.


    Pengalaman di bidang reserse juga mengantarkannya menduduki jabatan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Tangerang Kota dan Jakarta Barat.


    Pada periode 2014–2017, Suyudi dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.


    Kariernya kemudian berkembang ke tingkat Mabes Polri. Pada 2020, Suyudi dipercaya menduduki posisi Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan Wakil Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.


    Pada 2023, ia menjabat Wakapolda Metro Jaya sebelum dipercaya menjadi Kapolda Banten pada 2024. Setelah itu, Suyudi mendapat kepercayaan memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) RI pada Agustus 2025.


    REKAM JEJAK PENEGAKAN HUKUM


    Saat menjabat Kapolda Banten, Suyudi memimpin penanganan berbagai perkara pidana. Polda Banten mencatat, sebanyak 4.155 kasus pidana ditangani sepanjang 2024, meningkat dibandingkan 3.603 kasus pada 2023. Penyelesaian tindak pidana juga tercatat meningkat dari 2.081 perkara pada 2023 menjadi 3.509 perkara pada 2024.


    Di BNN, Suyudi juga menghadapi tantangan pemberantasan jaringan narkotika lintas negara. Salah satu operasi yang menonjol adalah pengejaran buronan internasional Dewi Astutik di Kamboja pada Desember 2025.


    BNN menyebut, Dewi Astutik merupakan buronan internasional yang dikaitkan dengan jaringan penyelundupan 2 ton sabu dari jaringan Golden Triangle. Operasi tersebut melibatkan kerja sama BNN dengan Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI, BAIS TNI serta Bea dan Cukai.


    BNN juga mencatat Suyudi menerima sejumlah tanda kehormatan selama pengabdiannya, di antaranya Satyalancana Pengabdian XXIV, XVI dan VIII, serta tanda kehormatan Jana Utama, Ksatria Bhayangkara, Karya Bhakti, Bhakti Pendidikan, Dharma Nusa, Bhakti Nusa dan Bhakti Operasi Kepolisian.


    BAWA VISI "POLRI Bersama MASYARAKAT"


    Dalam uji kelayakan di hadapan Komisi III DPR RI, Suyudi mengusung visi "Polri Bersama Masyarakat".


    Ia juga menyampaikan komitmen untuk melanjutkan pembenahan institusi Polri, termasuk memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan serta hubungan antara kepolisian dan masyarakat.


    Suyudi menilai, pembenahan institusi harus dilakukan dengan keberanian melihat kekurangan secara objektif, sembari mempertahankan capaian yang telah dibangun oleh para pendahulunya.


    Kini, setelah mendapat persetujuan DPR, tongkat estafet kepemimpinan Korps Bhayangkara tinggal menunggu prosesi pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto.


    Jika pelantikan berlangsung sesuai jadwal, Suyudi Ario Seto resmi mengambil alih posisi Kapolri dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis, 1 Oktober 2026.


    Pergantian tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan Polri di bawah perwira yang sebagian besar kariernya ditempa melalui bidang reserse, penyidikan, kewilayahan hingga pemberantasan narkotika.*(R-1)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini