SNIPER86.COM, Tabanan - Yayasan Bina Umat Mandung berkolaborasi dengan Ikatan Praktisi Thibb Nabawi Indonesia Majelis Pengurus Daerah (IPTNI MPD) Provinsi Bali dan Yayasan Garda Muslim Peduli (GMP) Bali menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) terapi bekam massal.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan sosialisasi penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2027/2028 untuk RA Al-Iqra dan MI Nurul Hidayah Mandung.
Kegiatan berlangsung di Kantor Yayasan Bina Umat Mandung, Jalan Infanteri 1 Nomor 8, Perumahan Mandung 1, Banjar Mandung Kangin, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (4/10/2026).
Terapi bekam merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang telah dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan terapi bekam sekaligus pemeriksaan tekanan darah sebelum menjalani terapi.
Kegiatan yang dipimpin Ketua Pembina Yayasan Garda Muslim Peduli Bali, Muhammad Faisol, bersama para terapis, disambut langsung Ketua Yayasan Bina Umat Mandung, Didik Aris Santoso, beserta jajaran pengurus.
Acara dipandu Ustadz Dr. Sudarsono, S.Kom., I., M.Pd.I., dan dihadiri Ketua Majelis Taklim Al-Mubarok Ustadz Muhammad Thoif beserta jamaah, Kepala TPQ Al-Iman, Kepala TPQ Al-Iqra, para ketua dan anggota lembaga di bawah naungan Yayasan Bina Umat Mandung, Kepala Lingkungan Mandung 1, serta warga Perumahan Mandung dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Bina Umat Mandung Didik Aris Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Pembina Yayasan Garda Muslim Peduli Bali Muhammad Faisol beserta rombongan terapis yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga dengan kegiatan bakti sosial ini dapat lebih mempererat jalinan silaturahmi dan kebersamaan, khususnya antarwarga di Mandung," ujar Didik, didampingi Ketua Panitia Illuk.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga kesehatan dan menunjang aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Garda Muslim Peduli Bali sekaligus ketua rombongan terapis, Muhammad Faisol, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Yayasan Bina Umat Mandung.
"Terima kasih kepada Bapak dan Ibu para terapis bekam yang sudah meluangkan waktunya untuk ikut dalam kegiatan bakti sosial ini. Mudah-mudahan kegiatan ini terus bersinergi dan memberikan manfaat. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang banyak bermanfaat bagi manusia lainnya," tutur Faisol.
Menurut Faisol, kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Yayasan Garda Muslim Peduli Bali untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Yayasan Garda Muslim Peduli Bali telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti renovasi sekolah, pembagian sembako, pelayanan kesehatan massal di lokasi bencana alam, hingga khitanan massal gratis.
"Kami siap melakukan bekam kapan saja. Masyarakat juga dapat datang langsung ke alamat kami di Jalan Karya Makmur Gang Tambah Uyung, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara," katanya.
Sebelum menjalani terapi, seluruh pasien terlebih dahulu menjalani pemeriksaan tekanan darah. Setelah dinyatakan dapat mengikuti terapi, pasien mendapatkan pelayanan bekam secara bergiliran dari terapis pria maupun wanita.
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 60 pasien dari warga Perumahan Mandung dan sekitarnya. Salah seorang peserta, Jhon Seprianus Imanuel Tabun, mengaku baru pertama kali mengikuti terapi bekam. Pria yang akrab disapa Om Jhon itu menilai kegiatan tersebut sangat positif dan berharap dapat kembali dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Programnya bagus. Ini baru pertama kali saya bekam, tidak sakit sama sekali. Saya berharap kegiatan seperti ini terus diadakan. Hubungi saya dan saya siap mengikuti bekam lagi," ujar Om Jhon.
Selain Om Jhon, sejumlah peserta lainnya juga menyampaikan harapan agar kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan seperti tersebut dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.
Di sisi lain, dalam kegiatan tersebut Yayasan Bina Umat Mandung juga menyampaikan informasi mengenai penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2027/2028 untuk MI Nurul Hidayah Mandung.
TPQ dan RA Al-Iqra diketahui telah menjalankan kegiatan pendidikan pada tahun pelajaran ini. Sementara itu, pendaftaran peserta didik baru untuk MI Nurul Hidayah Tahun Ajaran 2027/2028 telah dibuka. Khusus lulusan RA Al-Iqra yang melanjutkan pendidikan ke MI Nurul Hidayah, yayasan memberikan biaya pendaftaran khusus.
Kegiatan baksos berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Para peserta berharap sinergi antara Yayasan Bina Umat Mandung, IPTNI MPD Provinsi Bali dan Yayasan Garda Muslim Peduli Bali dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan lainnya.*(Arifin)












