SNIPER86.COM, Agara - Budi Afrizal, S.K.M., M.K.M., Resmi dilantik (27/2/2026) Jum'at malam sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Tenggara.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi yang dilakukan Pemerintah Aceh, untuk memperkuat kinerja dan pelayanan publik di tingkat provinsi.
Pengalaman panjang Budi Afrizal dalam bidang administrasi dan manajerial, khususnya saat memimpin sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana, menjadi salah satu alasan utama kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Dinas Sosial Aceh.
Dinas Sosial Aceh merupakan lembaga strategis yang memiliki peran penting dalam penanganan berbagai persoalan sosial mulai dari pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat rentan, hingga pengawasan penyaluran bantuan sosial.
Dengan tantangan yang semakin kompleks, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa perubahan dan inovasi dalam pelaksanaan program-program sosial di Aceh.
Dalam pernyataannya, Budi Afrizal menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menyatakan komitmennya untuk memastikan kehadiran Dinas Sosial di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perlindungan dan perhatian pemerintah.
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang sedang berjalan, dengan fokus utama pada validasi data penerima bantuan sosial.
Budi Afrizal menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial. Ia tidak ingin ada bantuan yang salah sasaran atau menimbulkan polemik di masyarakat.
Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota akan diperkuat, agar proses penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran. Validasi data menjadi prioritas utama guna memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.
Selain memastikan penyaluran bantuan sosial yang tepat, Budi Afrizal juga menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya.
Ia menyadari, bahwa bantuan sosial memang penting sebagai bentuk perlindungan sementara, namun tujuan akhirnya adalah menciptakan kemandirian masyarakat.
Ia berharap, melalui berbagai program pemberdayaan, masyarakat Aceh dapat bangkit, memiliki daya saing, dan tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah.
Pelantikan Budi Afrizal sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh diharapkan membawa energi baru dan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan pengalaman dan visi yang dimilikinya, Budi Afrizal diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif, khususnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat rentan di Aceh.
Pemerintah daerah dan masyarakat luas menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mewujudkan Aceh yang lebih sejahtera dan inklusif.*(Alek)













