• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemred


     

    Ketua DPRD Maluku


     

    DPRD Maluku


     

    Iklan Sekda Maluku


     

    Iklan Maluku


     

    Gawat !!! Diduga Proyek Aspal Jalan Mayjed Sutoyo Binjai Tak Sesuai Bestek, Pengerjaan PT Cipta Karya Nusantara

    Kamis, 19 Februari 2026, 4:09:00 PM WIB Last Updated 2026-02-19T21:30:27Z

    Teks Photo : Pengerjaan Proyek di Jalan Mayjend Sutoyo yang dikerjakan PT Cipta Karya Nusantara.


    SNIPER86.COM, Binjai - Proyek pemeliharaan berkala pada Jalan Mayjend Sutoyo Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat, yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun 2025 terus menjadi sorotan publik.

    Pasca pengerjaan sebelumnya diberitakan muncul pertumbuhan rumput di permukaan aspal dan tidak adanya pajangan rancangan teknis proyek, kini ditemukan masalah pada pengerjaan yang dinilai asal jadi oleh kalangan masyarakat sekitar.
     
    Proyek yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Binjai dengan nilai anggaran awal Rp. 3.166.070.549,00 yang kemudian disesuaikan menjadi Rp 2.454.217.500,25, dikerjakan oleh PT Cipta Karya Nusantara.
     
    Sebelumnya, anggota DPRD Binjai Komisi C Hasian Siregar saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengambil tindakan, sampai sekarang tampak tidak ada kelanjutan atas pengerjaan proyek yang dikerjakan PT Cipta Karya Nusantara atas keluh kesah masyarakat sekitar.


    Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, pengerjaan aspal yang sesuai RAP sepanjang 1600 meter dengan lebar 6 meter. Namun hasil pantauan di lapangan menunjukkan hanya 1000 meter dengan lebar 6 meter yang dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP).

    Tetapi tampak tersisa 600 meter terlihat memiliki lebar 5 meter yang tidak sesuai dengan rancangan dengan 350 meter penambahan pengecoran, bahkan diduga terdapat panjang aspal 250 meter yang tidak dilakukan pengecoran hal ini jelas sangat berbeda dengan RAP yang sudah ditetapkan.

    Selain pengerjaan yang diduga tidak sesuai RAP, pantauan awak media dilapangan terdapat ketebalan asapal tidak sesuai RAP karena di dalam RAP ketebalan 5 cm dan dilapangan hanya 2,5 cm ketebalan.
     
    Meskipun setelah pemberitaan sebelumnya pihak pemborong melakukan perbaikan, hasilnya masih dinilai tidak sesuai dengan bestek yang telah ditetapkan.

     
    Sebelumnya, warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait tidak tampaknya pajangan rancangan teknis atau plank pengerjaan proyek secara publik. "Kita sebagai masyarakat ingin tahu bagaimana standar dan rencana kerja yang dilakukan, tapi tidak ada informasi yang jelas yang dipajang," ujar Fian, salah satu warga yang mengamati proyek ini.
     
    Selain itu, pertumbuhan rumput di permukaan aspal yang baru selesai dikerjakan menjadi perhatian khusus, karena sesuai standar teknis, jalan baru harus memiliki drainase yang baik dan bebas dari vegetasi yang dapat merusak struktur aspal dalam waktu singkat.
     
    Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Binjai terkait serangkaian keluhan yang diajukan.

    Tak hanya itu saja, warga sekitar saat dikonfirmasi awak media ini dan tak mau disebut namanya soal hasil pengerjaan pengaspalan di Jalan Mayjend Sutoyo Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai yang dikerjakan PT Cipta Karya Nusantara, Selasa (16/2/2026) "Pengerjaan sangat amburadul/asal jadi" ucap warga.

    "Tak hanya itu saja, pengerjaan ini diduga tak sesuai bestek, karena banyak pengerjaan yang seperti tidak profesional, miring, bergelombang dan sangat membahayan para pengendara".

    Masih kata warga, kami minta pihak Tipikor Polres dan Kejaksaan RI untuk turun langsung melihat pengerjaan pengaspalan yang dikerjakan PT Cipta Karya Nusantara di Jalan Mayjend Sutoyo Kelurahan Sukamaju Binjai Barat.*(R-2)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    DPRD

    +