SNIPER86.COM, Tubaba - Diberitakan sebelumnya terkait pengadaan belanja jasa Cleaning service beraroma Fiktif yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung pada Nusantara Grup, Tahun anggaran 2025. Dengan nama paket cleaner junior cleaning service sebesar Rp. (84.000.000) Melalui metode E-purchasing (E-katalog 5.0).
Berdasarkan hasil penelusuran pada Detail paket Pengadaan belanja tersebut, dilakukan menggunakan metode E-purchasing (E-katalog 5.0) dengan nama penyedia yang di pilih adalah "Nusantara Group" tapi tidak ditemukan adanya transaksi belanja.
Selanjutnya, pada Hari Kamis (05/02/2026) kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Ahmad Hariyanto, klarifikasi hal di atas.
Dirinya mengatakan pihaknya melakukan belanja cleaning service Tahun 2025 kepada penyedia Nusantara Grup benar melalui metode E-katalog 5.0 , namun saat ini Aplikasi tersebut tidak bisa dibuka lagi, karena sudah beralih ke INAPROC versi 6.
"Terkait dengan pemberitaan dugaan fiktif, saya meluruskan. Intinya kami melakukan belanja cleaning service tahun 2025 kepada pihak penyedia Nusantara Grup melalui E-katalog 5.0, transaksi belanja itu ada. Tapi sekarang Aplikasi tersebut tidak bisa dibuka lagi, sedangkan kami saat ini sudah beralih ke INAPROC versi .(6)," ucapnya.
Kemudian, berkaitan hasil penelusuran melalui website resmi lembaga kebijakan pengadaan barang /jasa pemerintah (LKPP). Nusantara Group benar bergerak di bidang cleaning service building (Indoor) untuk fasilitas gedung dan perawatan taman. Akan tetapi DPMPTSP Tubaba tidak termasuk klien jaringan dan kemitraan Nusantara Group. Karena penyedia hanya mengcover Wilayah Lampung yakni, RS Harapan Bunda dan MPP Kabupaten Tulang Bawang. Maka dalam hal ini, Kadis Satu Pintu juga menjelaskan bahwa pihak Nusantara Grup keliru menampilkan logo kabupaten Tulangbawang Barat.
"Berkaitan dengan klien jaringan dan kemitraan Nusantara Grup, Saya sudah konfirmasi langsung kepada pihak Nusantara Grup, kok MPP Tubaba tidak ada, padahal dari Tahun-tahun sebelumnya kita sudah ada kerjasama. Ternyata pihak Nusantara Grup keliru dengan logonya Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dan mereka langsung minta maaf atas kekeliruan tersebut. Yang sebenarnya bukan logo Kabupaten Tulang Bawang, tapi Tulang Bawang Barat," jelasnya.*(Juli)





