SNIPER86.COM, Tanjab Barat - Warga Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, mendadak geger pada Kamis petang (26/2/2026). Sesosok mayat laki-laki ditemukan terbujur kaku di dalam kanal perkebunan kelapa milik warga sekitar pukul 17.00 WIB.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polres Tanjab Barat langsung bergerak cepat menuju lokasi penemuan di wilayah RT 15, Desa Tungkal I. Tim gabungan dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Frans Septiawan Sipayung, S.I.K., bersama Pa Siaga Ipda Gery, personel Pamapta 3, serta Kanit Tipikor dan Kanit Pidum.
"Benar, tim gabungan telah mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi, guna menjaga sterilitas area," ujar AKP Frans mewakili Kapolres Tanjab Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono, Kamis malam.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Petugas yang dibantu unit ambulans RSUD KH Daud Arif mengevakuasi jenazah dari dasar kanal untuk selanjutnya dibawa ke ruang jenazah rumah sakit.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari dan kecocokan ciri fisik yang diperkuat oleh keterangan pihak keluarga, korban diketahui bernama Jailani (77), warga Jalan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Korban sebelumnya dilaporkan telah menghilang dari rumah selama lima hari terakhir.
"Identitas korban telah dipastikan melalui pemeriksaan sidik jari serta pengakuan pihak keluarga," tegas AKP Frans.
Hasil Visum
Terkait penyebab kematian, tim medis telah melakukan Visum Et Repertum (VER) luar terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan awal tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan. Hal itu dikarenakan pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. "Saat ini jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas AKP Frans.
Hingga malam hari, situasi di lokasi penemuan terpantau kondusif. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.*(Deni)













