• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemred Idul Fitri 1447 H


     

    Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Bupati Anwar Sadat Imbau Warga Tak Bakar Lahan

    Selasa, 14 April 2026, 12:56:00 PM WIB Last Updated 2026-04-14T05:57:05Z

    SNIPER86.COM, Tanjab Barat - Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menyampaikan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang yang diperkirakan terjadi pada tahun 2026.

    Hal tersebut disampaikan Bupati saat diwawancarai awak media di Gedung DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, pada Senin (13/04/2026).

    Dalam keterangannya, Bupati mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil analisis dan laporan yang diterima pemerintah daerah, musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.

    "Untuk tahun 2026 ini, kita memperkirakan akan terjadi kemarau yang cukup panjang, bahkan melebihi tahun lalu. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus melakukan langkah-langkah antisipatif sejak dini," ujarnya.

    Sebagai upaya mitigasi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan.

    "Kita juga bekerja sama dengan pihak perusahaan, khususnya di sektor perkebunan, untuk bersama-sama mengantisipasi dampak kemarau, terutama terkait potensi kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.

    Selain itu, Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi apapun, mengingat risiko kebakaran yang sangat tinggi selama musim kemarau.

    "Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan dampak yang luas, baik bagi lingkungan maupun kesehatan," tegasnya.

    Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta memastikan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi musim kemarau panjang tahun ini.

    Dengan adanya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan potensi dampak negatif dari kemarau panjang dapat diminimalisir.*(Deni)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini