• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Keheningan Syahdu di TMP R. Soejoso, Tiga Pilar dan Warga Dringu Gelar Apel Kehormatan serta Renungan Suci HUT ke-81 RI

    Senin, 17 Agustus 2026, 6:10:00 AM WIB Last Updated 2026-08-16T23:10:34Z

    SNIPER86.COM, PROBOLINGGO – Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) R. Soejoso, Dusun Bengkingan, Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (16/8/2026) malam.

    Ratusan peserta berkumpul dalam Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk mengenang serta mendoakan jasa para pahlawan bangsa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

    ​Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Tiga Pilar Kecamatan Dringu, yaitu Camat Dringu Hj. Indah Rohani, Kapolsek AKP Ardhi Bita Kumala, dan Danramil Kapten ARM Imam Wahyudi.

    Tak hanya unsur pimpinan, semangat nasionalisme juga menyatukan berbagai elemen masyarakat yang hadir, mulai dari guru SD,SMP dan SMA, pemerintah desa, Karang Taruna, Gerakan Pemuda Ansor, Pramuka, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

    ​Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Danramil Dringu Kapten ARM Imam Wahyudi memimpin penghormatan tertinggi kepada para pejuang yang telah gugur. Dalam amanatnya, ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih mendalam atas pengorbanan para syuhada demi tegaknya kedaulatan NKRI. 


    "Atas nama pribadi dan seluruh warga Kecamatan Dringu, kami memberikan apresiasi yang sangat mendalam. Semoga jasa para syuhada dicatat oleh Allah SWT sebagai hamparan ladang ibadah, serta arwah para pejuang '45 ditempatkan di surga-Nya, amiin," tutur Kapten ARM Imam Wahyudi penuh haru.

    ​Menghadapi usia kemerdekaan Indonesia yang ke-81, Tiga Pilar Dringu juga menyuarakan pesan moral dan dorongan menjaga kondusivitas daerah. Kapolsek Dringu AKP Ardhi Bita Kumala bersama Camat Hj. Indah Rohani menegaskan pentingnya persatuan di tengah dinamika masyarakat.

    ​"NKRI harga mati. Mari ke depan kita jaga kondusivitas wilayah Kecamatan Dringu khususnya. Kesampingkan perbedaan pendapat yang dapat menyebabkan perpecahan dan selalu utamakan nilai budaya kerukunan antar sesama," tegas AKP Ardhi Bita Kumala.

    ​Melalui nyala obor dan doa yang dipanjatkan di tengah kegelapan malam, prosesi Renungan Suci ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Dringu bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini adalah buah dari darah dan air mata para pahlawan, yang wajib dijaga dengan persatuan dan karya nyata.*

    (Ads
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini