SNIPER86.COM, Agara - Bupati Aceh Tenggara H. Salim Fakhry melaksanakan Shalat Tarawih perdana Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung At Taqwa, Aceh Tenggara, Rabu malam (18/02/2026). Kehadiran Bupati disambut hangat oleh jamaah dan masyarakat yang memadati masjid dalam suasana penuh kekhusyukan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tenggara didampingi Ketua DPRK Agara Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, Kepala OPD, para Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah, para Camat, Ketua TP PKK Kabupaten, Aceh Tenggara tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhri menyampaikan tausyiah tentang keutamaan Shalat Tarawih sebagai ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di Bulan Suci Ramadhan. Ia juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan tarawih di Masjid Agung AtTaqwa malam itu sebanyak 11 rakaat sama Witir, mengikuti pelaksanaan di Masjidil Haram, Arab Saudi.
"Shalat tarawih adalah ibadah istimewa di Bulan Ramadhan yang menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Mari kita manfaatkan momentum ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.
Bupati Aceh Tenggara turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jamaah yang telah hadir melaksanakan tarawih perdana. Ia juga mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum peningkatan spiritual, dengan mengajak seluruh pegawai memanfaatkan waktu istirahat untuk melaksanakan tadarus Al-Qur’an dan Pengajian setiap minggunya.
"Manfaatkan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Jadikan tadarus Al-Qur’an sebagai kebiasaan, sehingga terbentuk pribadi pegawai yang disiplin, berdedikasi, dan memiliki motivasi kerja yang kuat," pesannya.
Selain itu, Bupati juga mengimbau para orang tua agar mengingatkan anak-anaknya untuk tidak menyalakan petasan, baik saat waktu berbuka maupun ketika pelaksanaan tarawih, demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam memperkuat budaya bersih dan penghijauan melalui Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ia menegaskan bahwa selama bulan puasa, potensi peningkatan volume sampah cukup tinggi sehingga diperlukan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami telah menata berbagai langkah agar masyarakat tidak membuang sampah ke parit dan selokan. Buanglah sampah pada tempatnya. Saya ingin Aceh Tenggara menjadi kota yang bersih, indah, dan nyaman," tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Aceh Tenggara mengajak seluruh masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum mempererat ukhuwah islamiyah, memperbanyak amal ibadah, serta memperkuat silaturahmi antar sesama.
Kegiatan Shalat Tarawih perdana ini diharapkan semakin memperkokoh kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Aceh Tenggara yang religius, harmonis, dan berbudaya bersih.*(Alek)













