• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pemred


     

    Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Begumit Langkat, Sempat Dicari Warga dan Polisi

    Minggu, 08 Maret 2026, 8:09:00 PM WIB Last Updated 2026-03-08T13:09:52Z

    SNIPER86.COM, Langkat - Seorang anak berusia 11 tahun bernama Abdulah Al Azri ditemukan meninggal dunia di dasar Sungai Begumit, Lingkungan V Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sabtu (7/2/2026) malam. Korban sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah setelah mandi bersama teman-temannya di sungai tersebut.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu bermula pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban bersama dua orang temannya, Fais dan Fauzi, pergi ke Sungai Begumit untuk mandi.

    Setelah beberapa waktu bermain dan mandi di sungai, kedua temannya mengajak korban untuk pulang. Namun korban memilih tetap tinggal di lokasi sungai, sementara kedua temannya lebih dahulu meninggalkan tempat tersebut.

    Hingga sore hari sekitar pukul 18.30 WIB, korban belum juga kembali ke rumah. Merasa khawatir, orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Lingkungan (Kepling) V Kelurahan Bela Rakyat, Diki Irawan. Mendapat laporan itu, Kepling langsung berkoordinasi dengan Polsek Kuala. 

    Kapolsek Kuala AKP Syamsul Bahri, S.E., M.H., kemudian memerintahkan personel Polsek Kuala yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim IPTU B. Siahaan bersama anggota lainnya untuk melakukan pencarian di sekitar Sungai Begumit dengan dibantu masyarakat setempat.

    Dalam proses pencarian, warga dan petugas menemukan satu unit sepeda milik korban serta pakaian berupa baju dan celana yang diduga milik korban di pinggir sungai.
    Pencarian kemudian difokuskan di aliran sungai. Sekitar pukul 23.00 WIB, salah seorang saksi melakukan penyelaman di dasar Sungai Begumit yang memiliki kedalaman sekitar tiga meter. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi telungkup di dasar sungai.


    Korban pertama kali ditemukan oleh Kepling Lingkungan V Bela Rakyat, Diki Irawan, yang turut menyelam ke dalam sungai. Ia kemudian mengangkat tubuh korban ke permukaan air dan membawanya ke tepi sungai. Namun saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernyawa.

    Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Kuala untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

    Pihak kepolisian kemudian melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya melakukan pemeriksaan untuk permintaan Visum Et Repertum (VER), memeriksa sejumlah saksi, serta menerima surat pernyataan dari pihak keluarga yang menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah korban.

    Setelah seluruh proses administrasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan rencananya akan dimakamkan pada keesokan harinya.

    Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di lokasi yang berpotensi membahayakan seperti sungai.*(Edy)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    DPRD

    +