SNIPER86.COM, Lampung Selatan - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Merbau Mataram Desa Mekar Jaya dibawah yayasan Gempita Global Mandiri yang beralamat di Dusun Cimanuk RT.003 RW.006 Desa Mekar Jaya Kecamatan Merbau Mataram kecewa akibat menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak layak konsumsi.
Kejadian ini ditemukan pada menu yang berikan pada Hari Senin 20 April 2026 KPM B3 menerima buah-buahan yang sudah membusuk dan tidak layak di konsumsi.
Menurut keterangan KPM untuk jatah MBG B3 yang disalurkan pada Hari Senin untuk jatah Tiga Hari meliputi menu basah 1 Ompreng, buah apel untuk jatah Hari Selasa dan susu untuk jatah Hari Rabu.
"Kecewa lah mas, katanya apel untuk jatah hari selasa, tapi pada saat diberikan pada Hari Senin buah apel nya sudah membusuk dan tidak layak dikonsumsi. Kata nya setiap dapur punya ahli gizi, ada kepala dapur, tapi kok buah-buah busuk seperti ini tetap diberikan kepada kami," jelas salah satu KPM kepada media ini, Senin (20-04-2026).
Tidak hanya itu, KPM mengeluhkan kesesuaian harga menu yang diberikan dibawah harga yang semestinya. Serta pihak dapur SPPG tidak melampirkan daftar harga dari setiap item menu yang diberikan.
"Menurut perhitungan kami kesesuaian harga menu yang diberikan jauh dibawah nilai yang sudah ditentukan BGN,serta pihak SPPG sampai hari ini tidak tidak mencantumkan harga dari setiap item menu sesuai ketentuan yang diharuskan oleh BGN," tambahnya.
Sementara Devin (25) selaku Kepala SPPG Merbau Mataram Desa Mekar Jaya yang di temui media ini mengaku bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan maksimal terhadap seluruh jenis makanan yang akan di distribusikan kepada KPM. "Sebenarnya kami sudah melakukan pengawasan maksimal terhadap jenis makanan yang akan didistribuskan kepada KPM," ujar Devin.
Dia juga mengaku telah memasang lebel harga dari setiap jenis menu yang akan di distribusikan.
"Sebenarnya, kami telah melakukan pengawasan maksimal terhadap menu yang akan kami distribusikan kepada KPM. Selain itu kami juga sudah memasang lebel harga dari setiap menu," tambah Devin.
Mungkin sebagian kecil ada kelalaian dari pihak petugas kami, tapi itu tidak banyak," elak Kepala dapur ini.
Sampai berita ini terbit, pihak Kecamatan selaku perpanjangan tangan Bupati Lampung Selatan yang juga merupakan satgas MBG belum dapat dimintai tanggapan.*(Juli)




