• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Gelap Total di Sumatera, Ketua Umum Formappel RI: Ada Kelalaian Besar di Tubuh PLN

    Sabtu, 23 Mei 2026, 7:12:00 PM WIB Last Updated 2026-05-23T12:13:19Z

    SNIPER86.COM, Sumut - Jangan jadikan petir dan pohon sebagai alasan klasik untuk menutupi lemahnya antisipasi dan buruknya pengawasan sistem kelistrikan. Ketua Umum Forum Masyarakat Peduli dan Pemerhati Lingkungan Republik Indonesia (Formappel RI), R Anggi Syahputra, melontarkan kritik keras terhadap jajaran PT PLN (Persero) pasca blackout massal yang melumpuhkan hampir seluruh wilayah Sumatera.

    Menurutnya, padamnya listrik hingga berdampak ke jutaan masyarakat bukan lagi bisa dianggap gangguan biasa, melainkan bentuk kegagalan serius dalam manajemen dan mitigasi sistem kelistrikan nasional.

    "Kalau hanya karena petir dan pohon lalu seluruh Sumatera gelap gulita, ini menandakan sistem PLN sangat rapuh. Rakyat tidak butuh alasan teknis, rakyat butuh jaminan listrik yang stabil dan aman," tegas Anggi.

    Ia menilai, GM PLN wilayah terkait harus segera dievaluasi total karena blackout besar ini telah melumpuhkan aktivitas masyarakat, rumah sakit, usaha kecil, jaringan komunikasi hingga pelayanan publik.


    "Bayangkan berapa kerugian rakyat akibat blackout ini. Pedagang rugi, jaringan internet lumpuh, aktivitas masyarakat kacau. Ini bukan persoalan sepele. Harus ada yang bertanggung jawab," ujarnya.

    Anggi juga menegaskan bahwa kejadian ini menjadi alarm keras terhadap lemahnya perawatan jaringan transmisi utama SUTET 275 kV yang disebut sebagai tulang punggung interkoneksi Sumatera.

    "Kalau jalur vital bisa lumpuh hanya karena gangguan yang seharusnya bisa diantisipasi, berarti ada kelalaian besar dalam pengawasan dan kesiapsiagaan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban dari buruknya manajemen," katanya.

    Ia mendesak direksi PT PLN (Persero) segera turun tangan melakukan audit menyeluruh dan mengevaluasi GM PLN yang dinilai gagal menjaga stabilitas sistem kelistrikan Sumatera.

    "Rakyat Sumatera berhak mendapatkan pelayanan listrik yang profesional, bukan pemadaman massal yang terus berulang. Evaluasi total harus dilakukan sekarang juga," tutupnya.*(R-1)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini