SNIPER86.COM, Belawan - Ketua Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kecamatan Medan Belawan, Hendra Gunawan, meminta Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LASQI Sumatera Utara untuk melakukan monitoring terhadap kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LASQI Kota Medan, yang masa kepengurusannya dikabarkan akan segera berakhir.
Hal tersebut disampaikan Hendra Gunawan saat diwawancarai awak media pada Minggu (31/5/2026). Menurutnya, keberlangsungan organisasi LASQI di Kota Medan perlu mendapatkan perhatian serius, agar berbagai kegiatan seni dan budaya Islam dapat kembali berjalan aktif.
"Kami berharap kepengurusan DPD LASQI Kota Medan segera diaktifkan kembali. Sebab, banyak pecinta seni dan praktisi qasidah di Kota Medan, khususnya wilayah Medan Utara, yang mempertanyakan mengapa sudah cukup lama tidak ada lagi kegiatan Festival Rebana Klasik, Bintang Vokalis maupun Pop Religi yang digelar oleh DPD LASQI Kota Medan," ujar Hendra.
Ia menjelaskan, vakumnya sejumlah kegiatan tersebut kemungkinan disebabkan oleh proses pembaruan kepengurusan DPD LASQI Kota Medan. Selain itu, menurutnya, faktor pendanaan dan proses penganggaran hibah juga menjadi salah satu kendala yang mempengaruhi pelaksanaan program organisasi.
Hendra yang juga menjabat sebagai Kepala Lingkungan di Pemerintah Kota Medan berharap, agar Pemerintah Kota Medan turut memberikan perhatian terhadap keberlangsungan organisasi LASQI sebagai wadah pembinaan seni budaya Islam di tengah masyarakat.
"Kami berharap kepada Bapak Wali Kota Medan selaku Pembina Umum DPD LASQI Kota Medan, agar dapat membantu menghidupkan kembali kepengurusan DPD LASQI Kota Medan yang sebelumnya dipimpin oleh almarhum Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd. Kehadiran organisasi ini sangat penting dalam menjaga dan mengembangkan seni qasidah di Kota Medan," katanya.
Menurut Hendra, sudah beberapa tahun terakhir kegiatan Festival Rebana Klasik, Bintang Vokalis dan Pop Religi tidak lagi diselenggarakan oleh DPD LASQI Kota Medan. Padahal kegiatan tersebut selama ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bakat generasi muda di bidang seni Islami.
Ia mengingatkan, bahwa pelaksanaan festival terakhir yang digelar di Kecamatan Medan Deli mendapat sambutan antusias dari berbagai kecamatan. Pada kesempatan tersebut, Kecamatan Medan Belawan berhasil meraih prestasi sebagai juara umum dan membawa pulang piala bergilir.
Dalam kesempatan yang sama, Hendra juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah kecamatan, stakeholder, serta para donatur untuk mendukung kegiatan positif yang akan dilaksanakan LASQI Kecamatan Medan Belawan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
"Kami berencana menggelar Festival Rebana Klasik tingkat ibu-ibu dan lomba Pop Religi tingkat anak-anak di Belawan. Kami berharap dukungan dari seluruh pihak, agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui seni budaya Islam," ungkapnya.
Hendra menegaskan, bahwa LASQI Kecamatan Medan Belawan berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperkuat kegiatan seni Islami di wilayah Medan Utara, khususnya Belawan, sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya dan syiar Islam di tengah masyarakat.
"Semoga kegiatan ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Melalui LASQI, kita ingin menghidupkan kembali semangat seni budaya Islam dan memperkuat silaturahmi antarwarga melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat," tutupnya.*(R-1)




