• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Lapas Kuala Tungkal Gandeng Pertamina Patra Niaga, Bekali Warga Binaan Keterampilan untuk Masa Depan

    Sabtu, 13 Juni 2026, 1:50:00 PM WIB Last Updated 2026-06-13T06:51:22Z

    SNIPER86.COM, Tanjab Barat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kuala Tungkal terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan kepribadian dan kemandirian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha, Sabtu (13/06/2026).

    Kerja sama ini menjadi bukti nyata, bahwa proses reintegrasi sosial atau persiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat memerlukan sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak, termasuk sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

    Program kolaborasi tersebut difokuskan pada pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan kerja yang memiliki nilai manfaat bagi warga binaan. Melalui dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Thaha, para warga binaan mendapatkan pelatihan intensif yang dibimbing oleh instruktur profesional.

    Tidak hanya memberikan materi teori, kerja sama ini juga mencakup bantuan sarana, prasarana, serta peralatan pendukung untuk menunjang kegiatan kerja dan meningkatkan produktivitas warga binaan di lingkungan Lapas.

    Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan yang diberikan oleh PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Thaha.

    "Kami sangat berterima kasih kepada PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Thaha. Dukungan ini menjadi angin segar yang memberikan harapan baru bagi warga binaan. Di sini mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali keterampilan nyata agar siap berkarya dan produktif setelah kembali ke masyarakat," ujar Iwan Darmawan.

    Senada dengan Kalapas, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja) Lapas Kuala Tungkal, Juari Maliki, menegaskan pentingnya program pembinaan kemandirian yang terintegrasi.

    "Kami melihat potensi besar yang dimiliki warga binaan jika diarahkan dengan tepat. Melalui program kerja sama dan pendampingan dari Pertamina ini, mereka diajarkan untuk mengelola bidang usaha secara profesional. Kami berharap keahlian yang diperoleh dapat menjadi modal usaha mandiri setelah mereka menyelesaikan masa pidananya," jelas Juari Maliki.

    Sementara itu, Manager PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Thaha, Muhammad Rasyad Barokah, menyatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor, termasuk warga binaan pemasyarakatan.

    "Pertamina berkomitmen untuk hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui program kemandirian ini, kami ingin memberikan keterampilan hidup yang halal dan mandiri kepada warga binaan. Kami berharap saat kembali ke masyarakat nanti, mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi serta kemampuan yang mumpuni untuk membuka lembaran kehidupan baru," ungkapnya.

    Melalui sinergi ini, Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal dan PT Pertamina Patra Niaga AFT Sultan Thaha tidak hanya mengisi waktu warga binaan dengan kegiatan produktif, tetapi juga membantu membangun kembali masa depan dan martabat mereka.

    Diharapkan, ketika masa pembinaan berakhir dan pintu gerbang Lapas terbuka, para warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah serta lingkungan sekitarnya.*(Deni)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini