SNIPER86.COM, Jakarta – Calon Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), *Ahmad Chalil Gibran*, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atas langkah tegas dalam mengungkap kasus dugaan korupsi yang belakangan menjadi perhatian dan sorotan publik, Kamis (9/7).
Menurut Ahmad Chalil Gibran, keberhasilan aparat kepolisian mengungkap perkara korupsi merupakan bukti nyata bahwa negara hadir dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
"Kami mengapresiasi Kapolri beserta seluruh jajaran yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengusut perkara korupsi yang menjadi perhatian publik. Langkah ini harus menjadi pesan tegas bahwa tidak ada satu pun pihak yang kebal terhadap hukum. Siapa pun yang terbukti melakukan korupsi wajib diproses secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu," tegas Ahmad Chalil Gibran.
Ia menilai bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka semata, melainkan harus dituntaskan hingga proses persidangan dan pemulihan kerugian negara. Penegakan hukum yang konsisten akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku tindak pidana korupsi.
Ahmad Chalil Gibran juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberikan dukungan terhadap aparat penegak hukum yang bekerja secara profesional. Menurutnya, pemberantasan korupsi memerlukan sinergi antara aparat, masyarakat sipil, akademisi, dan organisasi kepemudaan agar budaya antikorupsi semakin mengakar.
"SEMMI sejak awal berdiri selalu berpihak pada nilai-nilai keadilan, integritas, dan tata kelola pemerintahan yang bersih. Karena itu, kami akan terus mendukung setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan secara objektif, independen, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Ahmad Chalil Gibran berharap momentum pengungkapan perkara korupsi ini menjadi awal lahirnya budaya penegakan hukum yang semakin kuat di Indonesia, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum terus meningkat.
*"Korupsi adalah musuh bersama. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang merampas uang rakyat. Negara harus hadir dengan hukum yang tegas, adil, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat."*(R-2)




