• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Jeritan Medan Utara: FORMABEM Desak Rico Waas Bongkar Dugaan Penghalang Aspirasi Warga dan Persoalan Hak Pekerja Belawan

    Jumat, 10 Juli 2026, 8:51:00 PM WIB Last Updated 2026-07-10T13:54:11Z

    SNIPER86.COM, Belawan -- 10 Juli 2026, Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM) menyuarakan keprihatinannya terhadap berbagai persoalan yang dinilai masih membelit kawasan Medan Utara, khususnya terkait nasib pekerja di sejumlah perusahaan pelat merah (BUMN) serta persoalan hak-hak masyarakat di Belawan.

    Ketua Umum FORMABEM, Andi Ardianto, SH., CPM., yang juga merupakan praktisi hukum, menilai berbagai aspirasi masyarakat belum tersampaikan secara utuh kepada Wali Kota Medan, Rico Waas. Menurutnya, terdapat dugaan adanya "tembok informasi" yang menyebabkan berbagai keluhan warga, termasuk persoalan ketenagakerjaan, tidak sampai kepada kepala daerah.

    "Kami mencium ada dugaan upaya sistematis dari oknum-oknum tertentu untuk 'menyetel' informasi yang sampai ke telinga Wali Kota. Ada 'tembok tebal' yang dibangun agar keluhan warga dan persoalan yang dirasakan pekerja tidak sampai ke meja Rico Waas. Apakah Wali Kota benar-benar belum memperoleh informasi secara utuh, atau ada faktor lain yang menyebabkan berbagai persoalan ini belum menjadi perhatian utama?" ujar Andi Ardianto.

    Menurut FORMABEM, kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat Medan Utara memiliki banyak perwakilan rakyat serta jajaran pemerintahan yang seharusnya menjadi penyambung aspirasi warga.

    Selain menyoroti persoalan ketenagakerjaan, FORMABEM juga kembali mengangkat isu agraria yang selama bertahun-tahun menjadi perhatian masyarakat Belawan. Organisasi tersebut menilai masih terdapat berbagai persoalan mengenai hak-hak masyarakat yang membutuhkan penyelesaian secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    FORMABEM menyebut sejarah kepemilikan dan penguasaan lahan di kawasan Belawan memiliki latar belakang panjang sejak masa kolonial Belanda dan Kesultanan. Menurut mereka, persoalan tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

    "Kami mempertanyakan, apakah sebelum maju hingga setelah dilantik menjadi Wali Kota, Rico Waas telah memperoleh gambaran utuh mengenai sejarah dan berbagai persoalan di Belawan? Masyarakat tentu berharap pemerintah hadir memberikan solusi nyata serta perlindungan terhadap hak-hak warga," lanjut Andi.

    FORMABEM juga menyatakan akan terus melakukan pengumpulan data dan investigasi terhadap berbagai persoalan yang mereka nilai menjadi perhatian masyarakat, baik terkait dugaan pelanggaran hak pekerja di perusahaan pelat merah maupun persoalan hak atas tanah.

    "Kami tidak akan tinggal diam. Berbagai dugaan penyimpangan yang merugikan masyarakat akan terus kami telusuri sesuai koridor hukum. Jika aspirasi masyarakat tidak memperoleh ruang yang memadai, maka kami akan menyampaikannya kepada publik agar persoalan ini mendapat perhatian bersama," tegas perwakilan FORMABEM.

    FORMABEM berharap Pemerintah Kota Medan dapat membuka ruang dialog yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga berbagai persoalan di Medan Utara dapat diselesaikan secara transparan, berkeadilan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

    Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan resmi dari Wali Kota Medan Rico Waas maupun pihak Pemerintah Kota Medan terkait pernyataan dan pandangan yang disampaikan oleh FORMABEM. Media ini memberikan ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak-pihak yang disebutkan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

    (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini