SNIPER86.COM, Probolinggo - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo kembali membuktikan taringnya di kancah nasional. Melalui komitmen sosial yang masif, Kemenag Kabupaten Probolinggo sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai Perolehan Santunan Terbaik III Nasional dalam program Lebaran Yatim 1448 Hijriah / 2026 Masehi.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung dalam momentum apel bersama yang digelar di halaman Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur pada Senin (13/7/2026). Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, M.Pd.I., menerima trofi kehormatan tersebut dengan didampingi oleh Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Yazid Zain.
Keberhasilan ini mengukuhkan dominasi Jawa Timur di level nasional. Dalam surat keputusan Kanwil Kemenag Jatim Nomor 523/Kw.13.07/BA.04/07/2026, Kemenag Lumajang berhasil mengamankan posisi Terbaik I, disusul Kemenag Ngawi di posisi Terbaik II, dan Kemenag Probolinggo melengkapi dominasi di posisi Terbaik III Nasional.
Tembus 1.200 Santunan untuk Anak Yatim
Program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini merupakan bagian dari gerakan nasional Peaceful Muharram 1448 H yang diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Ditjen Bimas Islam Kemenag RI. Tidak tanggung-tanggung, Kemenag Kabupaten Probolinggo berhasil menghimpun dan menyalurkan sedikitnya 1.200 paket santunan kepada anak-anak yatim yang membutuhkan.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, M.Pd.I., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalamnya atas capaian luar biasa ini. Menurutnya, penghargaan ini adalah buah manis dari sinergi tanpa batas.
"Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan buah dari kerja sama, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh keluarga besar Kemenag Probolinggo. Kami berterima kasih kepada ASN, penyuluh agama, KUA, madrasah, pondok pesantren, lembaga zakat, hingga para dermawan yang terlibat," ujar H. Samsur.
Ia juga menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar soal angka atau gengsi kompetisi, melainkan sebuah bahan bakar motivasi untuk terus melayani masyarakat secara humanis.
Di sisi lain, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Kabupaten Probolinggo, Yazid Zain, menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi bukti sahih bahwa tata kelola zakat, infak, sedekah (ZIS), dan dana sosial keagamaan di Probolinggo berjalan dengan sangat progresif.
"Program Lebaran Yatim tidak hanya menghadirkan bantuan bagi anak-anak yatim, tetapi juga memperkuat gerakan filantropi Islam, meningkatkan solidaritas sosial, dan menumbuhkan kepedulian masyarakat secara berkelanjutan," tegas Yazid.
Dengan raihan prestasi di tingkat nasional ini, Kemenag Kabupaten Probolinggo semakin mempertegas posisinya sebagai lembaga yang tidak hanya profesional dalam urusan birokrasi keagamaan, tetapi juga inklusif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.*
(Ads/Humas)





