SNIPER86.COM, Manipa - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melalui Dinas Inspektorat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kep. Manipa, dalam rangka melakukan pengawasan, pengontrolan dan pemeriksaan, dengan meninjau secara langsung ke berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dengan pemakaian Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Alokasi Desa (DAD) Tahun 2024 dan 2025.
"Kami sangat mendukung langkah Tim Inspektorat Kabupaten SBB, yang secara rutin melakukan pemeriksaan laporan pertanggungjawaban Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD)," kata Adam Johan Makatita, Kepala Desa (Raja Negeri) Kelang Asaude, kepada awak media melalui telepon selulernya, disela - sela peninjau bersama Tim Inspektorat, Kamis (27/11/2025).
Menurut Makatita, hal ini adalah langkah penting untuk memastikan transparansi, akuntabilitas dan efektivitas dalam penggunaan dana desa.
"Kinerja Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Barat, dalam hal ini tim dari inspektorat, patut diberikan apresiasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab," ujar Makatita.
Umumnya, Inspektorat bertugas dalam hal pengawasan internal, pengawasan kebijakan, pengawasan khusus, audit dan investigasi, pelaporan, dan pembinaan.
Pemeriksaan tahun ini meliputi bidang infrastruktur, pemberdayaan, bantuan sosial, dan meninjau beberapa lokasi pembangunan jalan tani di desa dan dusun Pulau Luhu Desa Kelang Asaude, terkait dengan Lampu solarsel, pembangunan Gedung PAUD, BUMDes, BLT, Kopdes, bantuan intensif, bantuan intensif kader posyandu, bantuan stunting, dan lain-lain.
"Kami sangat mendukung langkah ini, karena kami yakin bahwa pemeriksaan ini akan membantu kami untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
"Ada beberapa desa di Kepulauan Manipa yang diperiksa oleh Tim Inspektorat, termasuk Desa Kelang Asaude. Kami meminta agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan objektif, mengingat saya baru menjabat kurang lebih satu tahun dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa secara transparan dan akuntabel," kata Makatita lagi.
Dikatakannya, bahwa jabatan ini amanah serta pengabdian dan tanggung jawab moral kepada masyarakat Desa Kelang Asaude. "Yang paling Beta takut dari setiap keputusan yang Beta ambil adalah pertanggung jawaban akhir kepada sang Maha Pencipta, Allah SWT, karena di hadapan-Nya katong seng dapat berbuat apa-apa," ujarnya.
"Kami percaya, bahwa pemeriksaan ini akan membantu kami untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemeriksaan yang dilakukan setiap tahun, bahkan bila perlu setiap akhir tahun, menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa," jelasnya.
Dengan adanya pemeriksaan ini, kami yakin bahwa setiap program pemerintah, baik fisik maupun nonfisik, dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran. Uji petik yang dilakukan Tim Inspektorat juga sangat membantu dalam menilai kinerja pemerintah desa.
Kami berharap, kerjasama yang baik antara Pemerintah Desa dan Tim Inspektorat dapat terus berlanjut, sehingga Desa Kelang Asaude dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Dengan demikian, kami berharap Inspektorat Kabupaten SBB dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam mengawasi dan mengevaluasi penggunaan dana desa, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tutupnya.*(MM.S86)







