SNIPER86.COM, Agara - Relawan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Aceh Tenggara,dipimpin Politisi PKS Abi Hasan Muhammad Yakob. Keberadaan mereka di lokasi bencana menunjukkan komitmen luar biasa dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir dan banjir bandang.
Hingga empat hari pasca bencana, Abi Hasan sebutan akrab, bersama relawannya telah bekerja keras menerobos lokasi banjir dan mengakses daerah-daerah terisolir untuk menyalurkan bantuan masa panik seperti nasi bungkus dan sembako dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.
Aksi nyata ini hendaknya menjadi contoh nyata dari kemanusiaan yang tinggi. Dikutip dari laman media sosial Abi Hasan, setiap hari mereka menyalurkan ratusan nasi bungkus. Bahkan dibeberapa postingan lainya mereka juga ikut serta mengevakuasi jenazah korban banjir di lokasi bencana di Desa Penanggaalan, Ketambe.
"Semoga Allah membalas kebaikan mereka," kata seorang warga Aceh Tenggara yang menerima bantuan dari relawan PKS.
Kinerja relawan PKS Aceh Tenggara ini patut diapresiasi, mereka telah menunjukkan bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas dan bahwa kita semua dapat membuat perbedaan dalam kehidupan orang lain.
Abi Hasan adalah contoh nyata dari wakil rakyat yang peduli dan berbagi. Semoga aksi mereka dapat menginspirasi kita semua untuk menjadi lebih peduli dan berbagi dengan sesama.
Diketahui, Abi Hasan Muhammad adalah Anggota DPRK Aceh Tenggara Dapil V Aceh Tenggara mencakup Kecamatan Badar, Darul Hasanah dan Ketambe. Abi Hasan yang juga menjabat sebagai ketua DPD PKS Aceh Tenggara periode 2025-2030.
Seperti diketahui, banjir dan banjir bandang melanda 16 Kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara telah berdampak terhadap 1970 kepala keluarga atau sebanyak 5726 jiwa.
Selain merusak fasiltas umum seperti jembatan dan jalan raya. Musibah juga merusak sebanyak 709 unit rumah masyarakat dengan kualifikasi rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Kondisi ini menjadikan Pemerintah daerah menyediakan 12 titik tempat pengungsian tersebar di sejumlah kecamatan.
Korban jiwa dalam peristiwa ini mencapai 16 orang, 10 ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 6 lainnya masih dalam pencarian.*
(Alek)






