SNIPER86.COM, Probolinggo - Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, hingga menyebabkan ribuan warga terisolasi. Daerah yang menjadi wilayah terdampak paling parah adalah Desa Andung Biru, Desa Tiris dan Desa Tlogo Argo.
Banjir bandang yang terjadi pada hari Kamis sore (11/12/25) menyebabkan puluhan rumah tergenang. Tidak hanya itu, banjir tersebut juga merusak sejumlah infrastruktur vital.
Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Dusun Kedaton, RT 11, RW 4, di mana akses masyarakat terhambat akibat rusaknya jembatan penghubung Antar Dusun Di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Probolinggo dari Partai Gerindra bergerak cepat, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap warga untuk menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak serta meninjau langsung kondisi jembatan yang rusak. Bantuan tersebut sekaligus menjadi dorongan awal bagi percepatan perbaikan infrastruktur pasca banjir.
Kegiatan penyaluran bantuan ini turut dihadiri oleh pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Probolinggo, ketua fraksi, serta seluruh anggota Fraksi Gerindra. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat saat mengalami situasi darurat.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, kebutuhan pokok, serta dukungan awal untuk membuat jembatan Darurat yang menjadi akses vital bagi warga Dusun Kedaton. Tidak sedikit masyarakat yang mengungkapkan bahwa jembatan tersebut adalah jalur utama menuju lahan pertanian, sekolah, serta akses penghubung antar dusun.
H. Firdaus Amin, AG., S.T., selaku Anggota DPRD Fraksi Gerindra Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral kami sebagai wakil rakyat.
“Kami dari Fraksi Gerindra merasa terpanggil untuk turun langsung membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Kondisi di Dusun Kedaton ini membutuhkan respon cepat, dan kami berkomitmen hadir untuk memberikan dukungan maksimal, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun upaya mempercepat perbaikan jembatan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa jembatan yang rusak harus segera mendapatkan penanganan cepat karena memiliki peran penting bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
“Jembatan ini bukan sekadar bangunan, tetapi akses kehidupan bagi warga Andung Biru. Kami akan terus mendorong Pemerintah Daerah agar proses perbaikannya diprioritaskan. Kami siap mengawal hingga tuntas demi kelancaran aktivitas warga,” tegas H. Firdaus.
Warga Dusun Kedaton menyambut baik kehadiran para wakil rakyat ini. Mereka berharap bantuan tersebut menjadi awal dari percepatan pemulihan pasca bencana, terutama untuk mengembalikan kelancaran akses jalan.
Dengan adanya respon cepat dari Fraksi Gerindra, harapan masyarakat semakin besar bahwa penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur akan terus mendapatkan perhatian penuh. Kehadiran para legislator di tengah warga menjadi bukti bahwa kepedulian dan aksi nyata sangat dibutuhkan dalam menghadapi bencana di Kabupaten Probolinggo. * (Tofa/TF)








