SNIPER86.COM, Probolinggo - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Dringu secara resmi meluncurkan program kokurikuler penguatan karakter keagamaan melalui kolaborasi strategis dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dringu.
Kegiatan masif ini dilaksanakan pada Selasa (9/12/2025), secara terstruktur, dibagi dalam tiga sesi di dua lokasi utama sekolah, yaitu Aula Pesona dan Aula Tonggu.
Sesi 1 dan 2 diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas 7 dan 8, bertempat di Aula Pesona dan Aula Tonggu. Sementara itu, Sesi 3 diikuti secara khusus oleh seluruh siswa kelas 9 sebagai bekal kelulusan.
Kegiatan ini menitikberatkan pada pembentukan mental spiritual siswa sebagai ‘benteng’ kokoh dalam menghadapi kompleksitas tantangan zaman modern.
Kolaborasi lintas sektoral ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berlandaskan moral dan etika yang kuat.
Kepala SMPN 1 Dringu, Karyati, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan KUA yang dipimpin oleh H. Muhtar, S.Ag. "Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan anak-anak memiliki pondasi iman yang tak tergoyahkan, terlepas dari kelas atau jenjang mereka. Kami memastikan semua tingkatan mendapatkan bekal spiritual ini," ujar Karyati.
Acara ini dihadiri lengkap oleh jajaran dewan guru, Kepala KUA Dringu H. Muhtar, S.Ag., beserta penyuluh agama Islam dan staf. Sesi inti kegiatan diisi dengan paparan mendalam mengenai tiga pilar karakter keagamaan: Berakhlak, Berprestasi, dan Tanggung Jawab Sosial. Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara di aula masing-masing.
"Materi hari ini sangat relevan. Kami berharap acara seperti ini bisa terus berkesinambungan dan menjadi agenda rutin sekolah. Dengan sinergi antara lembaga pendidikan formal dan institusi keagamaan, SMPN 1 Dringu optimis dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berintegritas dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat," ucap Kepala Sekolah SMP 1 Dringu Karyati, S.Pd.
Dirinya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada KUA Kecamatan Dringu atas kesediaan dan dukungan penuhnya dalam program penguatan karakter siswa, yang laksanakan dalam sesi terpisah demi efektivitas penyampaian materi.
"Semoga melalui kegiatan ini, karakter dan jati diri kalian semakin kuat, siap menjadi pemimpin masa depan yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab. Mari kita jadikan SMPN 1 Dringu sebagai rumah yang memfasilitasi tumbuh kembang iman dan ilmu," tutup Karyati.
Sementara, sambutan Kepala KUA Dringu, H. Muhtar, S.Ag mengatakan bahwa, kolaborasi ini bukan hanya wujud sinergi lintas sektoral, melainkan sebuah panggilan tugas bersama untuk menjaga moralitas generasi penerus di setiap tingkatan kelas.
"Kegiatan ini menempatkan spiritualitas sebagai fondasi utama. Kami ingin membantu kalian memahami bahwa agama bukan sekadar ritual, melainkan gaya hidup. Mental spiritual yang kuat akan menjadi filter terbaik untuk memilah mana yang benar dan mana yang merusak. Jadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai peta jalan kalian. Kami berharap, ilmu yang disampaikan hari ini dapat menjadi bekal tak ternilai, membentuk kalian menjadi pribadi yang tidak hanya sukses di dunia akademik, tetapi juga sukses dalam membangun hubungan baik dengan Allah (Hablum Minallah) dan sesama manusia (Hablum Minannas)," terang H. Muhtar.
Merupakan paparan utama yang disampaikan oleh tim penyuluh agama KUA Dringu (Ust. Saiful, Ust. Nanang, Ust. Malik, dan Ustadzah Nur Hasanah dan Ustadzah Sururin) difokuskan pada tiga pilar utama:
A. Berakhlak (Ust. Saiful & Ustadzah Nur Hasanah)
Definisi Akhlak: Menjelaskan bahwa akhlak adalah manifestasi iman dalam tindakan sehari-hari (Hablu Minallah & Hablu Minannas).
Implementasi di Sekolah: Pentingnya integritas, kejujuran (anti-curang), sopan santun kepada guru dan orang tua, serta menghargai teman tanpa memandang latar belakang.
Akhlak Digital: Membahas etika berkomunikasi di media sosial dan tanggung jawab dalam menyaring informasi (anti-hoax), membentuk pribadi yang santun dan bijak di dunia nyata maupun maya.
Dasar Spiritual: Menegaskan bahwa ketenangan jiwa (spiritualitas) adalah hasil dari konsistensi dalam menjalankan ibadah wajib dan sunnah.
B. Berprestasi (Ust. Nanang)
Konsep Prestasi Islami: Prestasi tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan memaksimalkan potensi diri (bersungguh-sungguh) sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Motivasi Ibadah: Belajar dan bekerja keras adalah ibadah. Menjadi pelajar yang unggul (prestasi) adalah cara untuk membuktikan diri sebagai hamba yang terbaik.
Disiplin Diri: Pentingnya manajemen waktu (terinspirasi dari waktu shalat yang teratur) dan disiplin dalam menuntaskan tugas sebagai kunci utama mencapai keunggulan.
Inovasi dan Kreativitas: Mendorong siswa untuk tidak puas pada status quo, tetapi terus mencari ilmu baru dan berinovasi demi kemaslahatan umat.
C. Tanggung Jawab Sosial (Ust. Malik)
Kepedulian Sosial (Empati): Menjelaskan konsep ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim) dan ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia). Pentingnya merasakan penderitaan orang lain.
Kontribusi Positif: Mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan sosial, seperti kebersihan lingkungan sekolah dan sekitar, serta memiliki jiwa kerelawanan.
Menghormati Perbedaan: Menekankan pentingnya toleransi, menghargai keberagaman, dan hidup rukun dalam masyarakat yang majemuk.
Peran Pemuda: Mempersiapkan diri menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab, menjauhi perilaku negatif (narkoba, tawuran), dan fokus pada hal-hal yang membangun bangsa.*
(Ads)







