• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Menembus Isolasi Digital: Pembangunan Telekomunikasi Satelit di STM Hilir Memperluas Akses Jaringan Masyarakat

    Kamis, 25 Desember 2025, 7:17:00 AM WIB Last Updated 2025-12-25T00:18:49Z

    SNIPER86.COM, Deli Serdang - Di tengah keterbatasan infrastruktur jaringan darat yang masih membelenggu banyak wilayah terpencil, kehadiran pembangunan dan aktivitas Telekomunikasi Satelit di Dusun I Tungkusan, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, muncul sebagai titik balik penting bagi masa depan konektivitas masyarakat.

    Aktivis lingkungan, Anggi menegaskan, bahwa pembangunan telekomunikasi satelit tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan penopang strategis dalam membuka akses komunikasi bagi wilayah yang selama ini terpinggirkan oleh keterbatasan jaringan, seperti kawasan pegunungan, daerah terpencil, hingga wilayah sulit dijangkau jaringan darat. 

    Hal itu disampaikannya kepada media, Rabu (24/12/2025). "Teknologi satelit adalah jawaban atas ketimpangan akses informasi. Ia menembus batas geografis yang selama ini mengisolasi masyarakat," tegas Anggi.

    Menurutnya, kehadiran jaringan satelit menjadi solusi nyata pemerataan akses digital, khususnya bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan konektivitas berbasis satelit, masyarakat tidak lagi terkurung dalam keterbatasan informasi dan dapat terhubung langsung dengan dunia luar.

    Dampak strategisnya juga terasa kuat di sektor pendidikan. Akses jaringan yang stabil membuka ruang bagi pembelajaran daring, pemanfaatan sumber belajar digital, serta peningkatan kualitas pendidikan yang selama ini terhambat keterbatasan infrastruktur komunikasi. "Anak-anak di daerah terpencil kini memiliki peluang yang sama untuk belajar dan berkembang," ungkap Anggi.

    Tak kalah krusial, jaringan satelit turut memperkuat layanan kesehatan masyarakat. Melalui teknologi ini, layanan telemedisin, konsultasi jarak jauh, hingga koordinasi penanganan darurat dapat berjalan efektif, meski berada di wilayah dengan keterbatasan fasilitas medis.

    Peran vital telekomunikasi satelit semakin terasa saat terjadi bencana alam. Ketika jaringan darat lumpuh, sistem komunikasi berbasis satelit menjadi urat nadi komunikasi darurat, memastikan proses evakuasi, distribusi bantuan, dan koordinasi lintas instansi tetap berjalan tanpa hambatan.

    Lebih jauh, Anggi menekankan, bahwa konektivitas satelit juga menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal. UMKM dan pelaku usaha di daerah kini memiliki akses ke pasar yang lebih luas, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.

    "Ini bukan sekadar soal sinyal, tetapi tentang masa depan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

    Dengan pengembangan infrastruktur satelit yang berkelanjutan serta sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, Anggi optimistis, kesenjangan digital dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.*(R-1)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini