SNIPER86.COM, Langkat - Seorang pekerja Pante Seleles bernama Julham (44) dilaporkan tewas setelah terseret arus Sungai Wampu di Dusun Semertih Baru, Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai kernet beko itu hilang saat mandi di aliran sungai pada Kamis (04/12/2025) sore.
Informasi hilangnya korban pertama kali disampaikan oleh Kepala Dusun Seleles, Irwansyah, kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Bahorok AKP Tunggul Situmeyang, S.H., bersama tim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian awal. Namun hingga petang, keberadaan korban belum ditemukan. Polisi kemudian menghubungi Basarnas dan BPBD Langkat untuk membantu proses pencarian menggunakan peralatan khusus.
Pencarian Dua Hari Tak Membuahkan Hasil
Pencarian hari kedua dilakukan pada Jumat (05/12/2025) mulai pukul 08.00 Wib, melibatkan personel Polsek Bahorok, Basarnas dan BPBD Langkat menggunakan dua unit perahu karet, yang menyisir aliran Sungai Wampu hingga area teluk di Desa Tanjung Lenggang.
Namun hingga pukul 17.30 WIb, korban masih belum ditemukan. Kondisi cuaca gerimis dan hari yang mulai gelap membuat operasi pencarian dihentikan sementara dan dijadwalkan dilanjutkan keesokan hari.
Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Upaya pencarian membuahkan hasil pada Sabtu (06/12/2025) sekitar pukul 00.30 Wib dini hari. Korban ditemukan oleh dua warga setempat, Heru dan Erwin, yang sedang menjala ikan di aliran Sungai Wampu Dusun Semertih Baru. Saat melihat jasad mengapung, keduanya langsung melaporkan temuan tersebut ke Polsek Bahorok.
Petugas kemudian mengevakuasi korban bersama Basarnas dan BPBD Langkat. Jenazah dibawa ke Puskesmas Bahorok untuk pemeriksaan medis (visum luar). Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Usai proses identifikasi, jenazah Julham diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di rumah duka.*(Edy)






