SNIPER86.COM, Probolinggo - Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Arh Iwan Hermaya bersama jajaran forum kordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo ikut ambil bagian dalam pelaksanaan upacara peringatan hari anti korupsi sedunia (Hakordia) tahun 2025 di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, Rabu (10/12).
Letkol Arh Iwan Hermaya mengatakan, Hakordia bukan sekadar ritual tahunan melainkan pengingat bahwa korupsi adalah kejahatan yang merusak masa depan bangsa. Tema Hakordia 2025 adalah berantas korupsi untuk kemakmuran rakyat hal itu sebagai penegasan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya soal penegakan hukum namun juga pemenuhan amanat konstitusi untuk memajukan kesejahteraan umum.
Korupsi adalah pengkhianatan terhadap prinsip keadilan dan perampasan hak rakyat jadi dengan memberantas korupsi berarti memastikan seluruh sumber daya negara kembali untuk kesejahteraan rakyat.
"Upacara Hakordia dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dampak negatif korupsi terhadap pembangunan dan pelayanan publik," kata Dandim Letkol Arh Iwan Hermaya.
Dandim juga pesan mengenai pentingnya membangun kejujuran sejak usia dini, korupsi tidak muncul secara tiba-tiba melainkan dari kebiasaan kecil yang dibiarkan dan ketidakjujuran yang dianggap sepele.
"Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang berani berkata tidak terhadap segala bentuk kecurangan dan pencegahan korupsi dimulai dari diri sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut orang nomor satu di jajaran Kodim 0820/Probolinggo ini menegaskan, memberantas korupsi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap delapan cita-cita besar untuk membangun Indonesia menjadi negara maju sejahtera dan berkeadilan atau yang biasa disebut sebagai asta cita presiden.
"Mencegah korupsi berarti menjaga masa depan Indonesia, melalui peringatan hari anti korupsi sedunia ini saya mengajak seluruh pihak untuk memperkuat tekad memperbarui semangat dan meningkatkan kualitas kerja dalam memberantas korupsi. Jadikan integritas dan profesionalisme sebagai pilar utama dalam kehidupan bangsa," ungkapnya.
Untuk diketahui upacara hari anti korupsi sedunia di Kota Probolinggo tahun ini tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga sarat pesan moral. Melalui peringatan ini seluruh elemen masyarakat kembali diajak memperkuat komitmen untuk menjunjung integritas, menolak korupsi dalam bentuk apa pun.serta bersama-sama membangun masa depan Indonesia yang bersih dan berkeadilan.*
(Ads/Pendim)






