SNIPER86.COM, Piru - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) kembali menorehkan prestasi membanggakan, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten SBB.
Prestasi tersebut ditandai dengan diterimanya dua sertifikat dari Kementerian Hukum Republik Indonesia Wilayah Maluku, yakni Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Kopi Tuni Huamual.
Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Kepala Bidang Hak Cipta Kemenkumham RI Wilayah Maluku, Malik Wagolo, kepada Bupati Seram Bagian Barat, Dr. H. Asri Arman, M.T., bertempat di Pendopo Bupati, Piru, Kamis (8/1/2026).
Selanjutnya, Bupati Asri Arman menyerahkan kembali dua sertifikat tersebut kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten SBB, Azis Sillouw, M.Kes., sebagai bukti tuntasnya kegiatan serta pengakuan atas kompetensi dan partisipasi dalam pelatihan yang telah diikuti.
Azis Sillouw kepada awak media di Piru, Minggu (11/1/2026), menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan wujud keberhasilan kepemimpinan Bupati Asri Arman, yang konsisten mengandalkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal sebagai tonggak utama pembangunan daerah.
"Ini adalah sebuah kebanggaan dan prestasi nyata. Pemerintahan Bupati Dr. H. Asri Arman, M.T., terus mendorong kontribusi SDM anak negeri secara terukur, teruji, dan berkesinambungan demi kemajuan daerah," ujar Sillouw.
Ia menjelaskan, dua sertifikat tersebut masing-masing terdiri dari Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Kopi Tuni Huamual, yang telah terdaftar atas nama Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG).
"Pengakuan ini menegaskan, bahwa Kopi Tuni Huamual adalah kopi asli Huamual yang merupakan produk unggulan Kabupaten Seram Bagian Barat. Kopi ini memiliki kualitas, karakteristik, dan reputasi khas yang dipengaruhi oleh kondisi geografis, serta telah menjadi kearifan lokal masyarakat sejak lama," jelasnya.
Sillouw juga menegaskan, bahwa pencapaian dua sertifikat tersebut tidak diperoleh secara instan. "Ini bukan perkara membalik telapak tangan. Ada perjuangan, kerja keras, serta proses panjang dalam penyelesaian kegiatan dan penguasaan pengetahuan serta keterampilan spesifik. Oleh karena itu, capaian ini tidak sekadar seremoni, melainkan harus menjadi catatan penting," tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab SBB untuk bekerja secara arif dan bijaksana serta berorientasi pada prestasi di setiap sektor.
"Dua sertifikat ini menjadi pintu masuk untuk mendorong kemajuan dan perkembangan Kabupaten SBB, sesuai visi dan misi Bupati Dr. H. Asri Arman, M.T., dan Wakil Bupati Selfianus Kainama, S.Pd., M.Pd. Kami siap bekerja maksimal dan memberikan yang terbaik," tambahnya.
Menurut Sillouw, langkah konkret Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat di bawah kepemimpinan Bupati Asri Arman dan Wakil Bupati Selfianus Kainama menunjukkan komitmen kuat dalam memprioritaskan kekhasan budaya lokal, meningkatkan kualitas SDM dan SDA, serta memperkuat identitas daerah sebagai jati diri masyarakat Bumi Saka Mese Nusa.
"Kita harus menjaga, melestarikan, dan memperjuangkan kepastian hukum atas identitas dan adat istiadat negeri ini. Apa pun konsekuensinya, karena inilah jati diri kita," pungkas Azis Sillouw.*(MM.S86)






