• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Proyek Aspal Jalan M. Sutoyo Binjai DidugaTak Sesuai Bestek, DPRD Akan Panggil PT Cipta Karya Nusantara

    Jumat, 09 Januari 2026, 10:31:00 PM WIB Last Updated 2026-01-09T16:16:38Z

    Ket poto : Pengerjaan aspal di jln. M. Sutoyo


    SNIPER86.COM, Binjai - Proyek pemeliharaan berkala pada Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Sukamaju Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara, yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun 2025 kembali menjadi sorotan. 

    Setelah sebelumnya diberitakan muncul pertumbuhan rumput di permukaan aspal dan tidak adanya pajangan rancangan teknis proyek, kini ditemukan masalah pada pengerjaan yang dinilai asal jadi oleh pihak pengawas.
     
    Proyek yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Binjai, dengan nilai anggaran awal Rp. 3.166.070.549,00 yang kemudian disesuaikan menjadi Rp. 2.454.217.500,25, dikerjakan oleh PT Cipta Karya Nusantara.


    Ketua Komisi C DPRD Binjai Hasian Siregar saat dikonfirmasi awak media ini, Jumat (9/1) menyampaikan, bahwa pihaknya akan mengambil tindakan. "Nanti akan kita panggil, Senin kita usahakan," ujarnya.
     
    Berdasarkan data, pengerjaan aspal direncanakan sepanjang 1600 meter dengan lebar 6 meter. Namun hasil pantauan di lapangan menunjukkan hanya 1000 meter dengan lebar 6 meter yang dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). 

    Sisanya 350 meter terlihat memiliki lebar 5 meter disambung 1 meter pengecoran diduga tidak sesuai dengan rancangan, bahkan diduga terdapat panjang aspal 250 meter hanya pengaspalan dengan lebar 5 meter dan tidak dilakukan pengecoran.


    Pengaspalan ini tentu menjadi perhatian publik, ada apa dengan pengaspalan ini dan kenapa terkesan tidak siap dikerjakan....?
     
    Meskipun setelah pemberitaan sebelumnya pihak pemborong melakukan perbaikan, hasilnya masih dinilai tidak sesuai dengan bestek yang telah ditetapkan.
     
    Sebelumnya, warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait tidak tampaknya pajangan rancangan teknis atau plank pengerjaan proyek secara publik. "Kita sebagai masyarakat ingin tahu bagaimana standar dan rencana kerja yang dilakukan, tapi tidak ada informasi yang jelas yang dipajang," ujar Yanto, salah satu warga yang mengamati proyek ini.
     
    Selain itu, pertumbuhan rumput di permukaan aspal yang baru selesai dikerjakan menjadi perhatian khusus, karena sesuai standar teknis, jalan baru harus memiliki drainase yang baik dan bebas dari vegetasi yang dapat merusak struktur aspal dalam waktu singkat.

    Tak hanya itu saja, warga juga penyoroti bahwa pekerjaan yang dilaksanakan Dinas PUPR Binjai yang dikerjakan PT Cipta Karya Nusantara masih dipersoalkan, sebab pengaspalan yang dikerjakan di nilai sangat membahayakan para pengendara, banyak terdapat pengerjaan yang tidak normal, pokoknya bahaya lah.
     
    Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Binjai terkait serangkaian keluhan yang diajukan.*(R-2)

    Bersambung....
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini