SNIPER86.COM, Probolinggo – Menjelang peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, persiapan matang terus dikebut. Di bawah komando langsung Kepala Seksi Bimas Islam, H. Imamuddin Nur Fajri atau yang akrab disapa Haji Imam, seluruh rangkaian persiapan teknis dilaporkan telah memasuki tahap penyelesaian (finishing).
Acara puncak yang dijadwalkan berlangsung di Gerbang Wisata Sukapura pada Sabtu, 3 Januari 2026 mendatang, akan menjadi momentum bersejarah bagi keluarga besar Kemenag Kabupaten Probolinggo.
Mengingat lokasi yang berada di wilayah dataran tinggi, panitia memberikan perhatian khusus pada aspek logistik dan akomodasi peserta.
Fasilitas penginapan untuk kedisiplinan
untuk memastikan upacara dimulai tepat waktu pada pukul 06.00 WIB, panitia telah menyediakan titik penginapan strategis bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdomisili jauh dari lokasi.
Titik 1: Mess di Desa Sukapura.
Titik 2: Rumah Dinas (Rumdin) Kecamatan Sukapura.
"Kami persiapkan penginapan bagi ASN yang rumahnya jauh dari tempat pelaksanaan upacara HAB, agar tidak terlambat ketika upacara digelar," ujar Haji Imam kepada media sniper.com, Kamis (1/1).
Ia menegaskan bahwa kesiapan ini mencakup ribuan peserta yang terdiri dari seluruh elemen ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Probolinggo.
Ditambahkan, bahwa Hari Amal Bhakti bukan sekadar seremonial tahunan atau perayaan ulang tahun berdirinya Kementerian Agama. Lebih dari itu, usia ke-80 ini menjadi simbol kematangan institusi dalam melayani umat.
Pemilihan Sukapura sebagai lokasi puncak acara juga memberikan pesan simbolis tentang semangat pelayanan yang menjangkau hingga pelosok dan mempererat kerukunan di wilayah yang kaya akan keberagaman budaya tersebut. Momentum ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh ASN Kemenag untuk meningkatkan integritas dan kualitas layanan publik.
"Semuanya sudah kami siapkan segala sesuatunya, agar kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses. Kami ingin puncak HAB ke-80 ini menjadi kenangan yang membanggakan sekaligus titik balik semangat pengabdian kita," tandas Haji Imam menutup pembicaraan.* (Ads/Humas Kemenag)





