SNIPER86.COM, Agara - Galian D di Aceh Tenggara membuat sejumlah pengendaraan dan masyarakat setempat mengeluh. Pasalnya, mobil Damp Truk pengangkut tanah galian D menebarkan debu pasir di jalanan, hal itu jelas membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Sniper86.com coba mengkonfirmasi Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Jeri Irfan melalui WhatsApp, Sabtu(18/42026), namun diarahkan ke Kanit Tipidter, yang hingga saat ini belum memberi tanggapan.
Sejumlah masyarakat dan beberapa warga desa pengguna jalan Nasional mengeluhkan maraknya dump truk yang sering lewat mengangkut material tanpa penutup, saat melintas di sejumlah ruas jalan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara lain, karena material seperti pasir, tanah, debu dan batu kerap berjatuhan ke badan jalan.
Salah seorang warga setempat mengatakan, bahwa material yang berceceran tidak hanya mengotori jalan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. "Sering kali pasir debu dari atas truk. Debu ini sangat berbahaya. Sudah banyak yang hampir jatuh," jelasnya pada media ini.
Dalam hal ini, warga juga menyoroti kurangnya pengawasan dari pihak terkait terhadap kendaraan pengangkut material tersebut. Mereka meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil tindakan tegas terhadap pengemudi maupun perusahaan yang tidak mematuhi aturan keselamatan.
Menurut warga, penggunaan penutup pada bak dump truk seharusnya menjadi kewajiban, guna mencegah material berjatuhan selama diperjalanan. Hal itu dinilai memperparah risiko kecelakaan di jalan Nasional.
"Ini bukan hanya soal aturan, tapi soal keselamatan bersama. Kami minta Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat secepatnya turun tangan dan menertibkan dump truk yang tidak menggunakan penutup," tegasnya dengan nada kecewa.
Lebih lanjut, masyarakat berharap pihak APH khususnya Polres Aceh Tenggara, agar secepatnya gelar razia rutin serta sanksi tegas bagi pelanggar, agar kejadian serupa tidak terus berulang. Dengan penertiban yang maksimal, diharapkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dapat lebih terjamin.*(Alek)




