• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Tambang Ilegal Desa Boto Terus Beroperasi, Kasat Reskrim dan Kanit Tipiter Kompak Lindungi Pelanggar Hukum

    Mustofa
    Sabtu, 27 Juni 2026, 11:53:00 AM WIB Last Updated 2026-06-27T04:53:04Z

    SNIPER86.COM, Probolinggo - Meski telah tengah menghadapi proses hukum, nampaknya H alias S, tak kapok melakukan perbuatan melawan hukum. Warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu disebut-sebut kini aktif kembali menjalankan bisnis tambang ilegalnya di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. 

    "Ini semua karena lemahnya penanganan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Sehingga, meski sudah pernah ditindak, dan sekarang sedang berproses hukum, karena pelaku tidak dipenjara akhirnya mereka tidak takut untuk melakukan kesalahan yang sama," ucap Wintono, salah seorang pegiat Antikorupsi dan Pemerhati Penegakan Hukum Probolinggo, Sabtu (27/06/2026).

    Berbagai pihak, lanjutnya, telah berulang kali mengingatkan penegak hukum di daerah. Sayangnya aparat penegak hukum di daerah tidak menghiraukan hal itu. Bahkan, muncul dugaan unit Tipiter Polres Probolinggo dan Polda Jatim terlibat dalam aktivitas tambang Ilegal itu.

    "Mereka tutup mata, karena beberapa kali penyidik Tipiter kami ingatkan tidak pernah ada tindakan apapun," terangnya.

    H alias S, kata Wintono, memang tak secara terang-terangan mengendalikan kegiatan ilegal itu. Dia menggunakan tangan E dalam menjalankan bisnis terlarang itu.

    "Seolah-olah tidak terlibat, menggunakan tangan E dalam menjalankan bisnis ilegalnya," katanya. 

    Wintono berencana mengirimkan surat kepada aparat penegak hukum terkait, agar kegiatan ilegal itu dapat segera dihentikan. "Harus ditindak tegas, segera lakukan penahanan terhadap pelakunya," pungkasnya.

    Sementara itu wartawan mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kasat Reskrim dan Kanit Tipiter Polres Probolinggo, sayangnya mereka kompak tidak menggubris pertanyaan wartawan. *

    (TF/SLM)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini