• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Dijanjikan Menikah, Bunga Mengaku Hamil 7 Bulan: Guru Honorer di Salapian Diduga Belum Penuhi Janji Tanggung Jawab

    Selasa, 27 Oktober 2026, 8:53:00 PM WIB Last Updated 2026-10-27T16:52:43Z

    Ket poto : Pasangan kekasih yang lagi merenungi kejadian


    SNIPER86.COM, Langkat – Janji manis untuk menikah dan membangun rumah tangga bersama kini menyisakan persoalan serius. Bunga (25), nama samaran, seorang perempuan asal Medan yang saat ini bekerja di wilayah Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, mengaku tengah mengandung tujuh bulan dari hubungan asmara dengan seorang pria yang disebutnya bekerja sebagai guru honorer di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Salapian 

    Di tengah kehamilannya yang semakin membesar, Bunga mengaku masih menunggu kepastian dan tanggung jawab dari pria yang disebut pernah berjanji akan menikahinya.

    Saat menceritakan persoalan yang dialaminya kepada awak media, Selasa (27/10/2026), Bunga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengenal pria tersebut selama hampir tiga tahun. Menurut pengakuannya, kedekatan mereka bermula ketika pria itu kerap bercerita mengenai kondisi rumah tangganya yang disebutnya sudah tidak harmonis.

    Merasa iba dengan cerita tersebut, Bunga mengaku semakin dekat hingga akhirnya keduanya menjalin hubungan asmara, meskipun ia mengetahui bahwa pria tersebut telah memiliki istri.

    Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya semakin dekat. Bunga mengaku bahwa pria tersebut berulang kali menjanjikan pernikahan dan menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu dalam hubungan mereka.
    Namun, persoalan mulai mencuat setelah Bunga mengetahui dirinya hamil.

    Janji Menikah Setelah Menjadi PNS

    Bunga mengungkapkan, setelah mengetahui kehamilannya, pria tersebut disebut masih menyampaikan janji untuk bertanggung jawab dan menikahinya. Bahkan, menurut Bunga, pria itu pernah menjanjikan bahwa pernikahan akan dilangsungkan setelah dirinya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan harapan mereka dapat hidup bersama.

    “Dia menjanjikan akan menikahi saya setelah saya menjadi PNS nanti dan kami akan hidup bersama. Namun, sampai sekarang yang ada hanya janji, tinggal janji,” ungkap Bunga saat menceritakan persoalan yang dihadapinya.

    Bunga juga menyebutkan bahwa persoalan hubungan mereka telah diketahui oleh istri pria tersebut. Menurut pengakuannya, sang istri sebelumnya juga menyatakan akan ikut bertanggung jawab atas persoalan yang terjadi akibat perbuatan suaminya.

    Akan tetapi, hingga Selasa (27/10/2026), Bunga mengaku belum memperoleh kepastian sebagaimana yang diharapkannya. Ia merasa pihak pria maupun istrinya kini terkesan menghindar ketika dirinya menantikan kejelasan mengenai tanggung jawab terhadap kehamilannya.

    Kondisi tersebut membuat Bunga merasa kecewa dan khawatir, terlebih usia kandungannya kini telah memasuki tujuh bulan dan waktu persalinan semakin dekat.

    Menunggu Kepastian, Siap Tempuh Jalur Hukum

    Bunga berharap pria yang disebutnya sebagai ayah dari janin yang dikandungnya tidak mengabaikan persoalan tersebut. Ia meminta adanya kejelasan mengenai tanggung jawab terhadap kehamilan dan calon anak yang akan dilahirkannya.

    Menurut Bunga, dirinya tidak ingin janji yang selama ini disampaikan hanya berakhir sebagai ucapan tanpa kepastian.

    Ia pun menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum apabila persoalan tersebut tidak kunjung mendapatkan penyelesaian.

    “Kalau memang dia tidak mau bertanggung jawab, saya akan melaporkan persoalan ini dan meminta pertanggungjawaban darinya,” tegas Bunga.

    Bagi Bunga, persoalan ini bukan semata-mata mengenai janji pernikahan yang belum terealisasi, melainkan juga menyangkut kejelasan tanggung jawab terhadap anak yang akan lahir.

    Hingga berita ini disusun, keterangan yang disampaikan masih berdasarkan pengakuan Bunga. Awak media belum memperoleh keterangan langsung dari pria yang disebutkan maupun istrinya terkait persoalan tersebut.

    SNIPER86.COM membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang, sekaligus memberikan kesempatan untuk menjelaskan duduk perkara berdasarkan fakta yang sebenarnya.*(R-2)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini