• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Proyek Peningkatan Ruas Jalan Simpang Lawe Desky Diduga Minim Pengawasan

    Kamis, 01 Oktober 2026, 3:04:00 PM WIB Last Updated 2026-10-01T08:05:10Z

    SNIPER86.COM, Agara – Proyek peningkatan ruas Jalan Simpang Lawe Desky–Muara Setulen, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, diduga minim pengawasan. Sejumlah pekerjaan di lapangan disebut masih menyisakan persoalan dan diduga belum sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis, maupun rencana pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.

    Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp7.734.562.161,73, dengan Nomor Kontrak 02.-AC/Bang/PUPR/APBA/2026, dan dikerjakan oleh CV ASJALSEN.

    Sorotan terhadap proyek tersebut mencuat setelah Ketua LSM Kaliber Aceh, Zoel Kanedi, bersama tim nya melakukan pemantauan langsung ke lokasi pekerjaan.

    Menurut Zoel Kanedi, dari hasil pemantauan ditemukan sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai belum menunjukkan progres sebagaimana mestinya. Beberapa pekerjaan bahkan terlihat belum tuntas dan terdapat bagian yang terkesan terbengkalai.

    Ia juga mempertanyakan kesesuaian antara nilai kontrak, waktu pelaksanaan, serta progres pekerjaan yang terlihat di lapangan.
    "Kalau melihat nilai kontrak dan waktu pelaksanaan yang tersisa, perlu dipertanyakan apakah seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas sesuai spesifikasi yang dipersyaratkan," ujar Zoel Kanedi.

    Selain persoalan progres pekerjaan, Kaliber Aceh juga menyoroti aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dalam pemantauannya, ditemukan sejumlah pekerja yang disebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap, seperti helm keselamatan, sepatu pelindung maupun rompi kerja.

    Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian serius pihak pelaksana maupun instansi terkait, mengingat pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

    "Keselamatan pekerja seharusnya menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan dalam setiap pekerjaan konstruksi. Penggunaan APD harus menjadi standar utama di lokasi proyek," tegasnya.

    Sementara itu, SNIPER86.COM telah berupaya menghubungi pihak kontraktor pelaksana, CV ASJALSEN, melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait sejumlah temuan dan sorotan tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor belum memberikan tanggapan.

    Proyek peningkatan ruas jalan tersebut diharapkan dapat mendukung akses transportasi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas wilayah Aceh Tenggara menuju kawasan Muara Setulen hingga Subulussalam.

    Karena itu, kualitas pekerjaan, kesesuaian dengan spesifikasi teknis, keselamatan kerja, serta pengawasan terhadap pelaksanaan proyek menjadi hal penting yang perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

    Masyarakat juga berhak mendapatkan hasil pembangunan yang berkualitas, sesuai nilai kontrak dan ketentuan yang telah ditetapkan.

    Untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai aturan, pengawasan dari pihak terkait dinilai perlu diperkuat hingga proyek tersebut selesai dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis maupun administratif.*(Alek)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini