• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Proyek Pustu Berngam Bernilai Rp2,8 Miliar Disorot! Plank Tak Terlihat, Pekerja Diduga Abaikan APD

    Kamis, 15 Oktober 2026, 6:23:00 PM WIB Last Updated 2026-10-15T11:25:05Z

    Proyek renovasi dan penambahan ruangan Pustu Berngam di sorot

    SNIPER86.COM, BINJAI – Pengerjaan proyek renovasi dan penambahan ruangan Puskesmas Pembantu (Pustu) Berngam, Kota Binjai, menjadi sorotan tajam. Proyek dengan pagu anggaran mencapai Rp2,8 miliar yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Kota Binjai itu menyisakan sejumlah pertanyaan, mulai dari transparansi informasi pekerjaan hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

    Berdasarkan pantauan awak media SNIPER86.COM pada Kamis (15/10/2026) sore, di lokasi pengerjaan tidak terlihat papan informasi atau plank proyek. Padahal,
    informasi mengenai pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah sangat penting agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kegiatan pembangunan yang sedang dilaksanakan.

    Proyek tersebut diketahui dikerjakan oleh CV Jun Mitra Konstruksi dengan pagu anggaran mencapai Rp2,8 miliar. Nilai yang tidak sedikit itu tentu patut diiringi dengan keterbukaan informasi dan pengawasan yang memadai.

    Anggaran Miliaran, Mengapa Plank Proyek Tak Terlihat?

    Tidak terlihatnya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan pelaksanaan kegiatan tersebut. Publik berhak mengetahui informasi dasar proyek, termasuk sumber dana, nilai kontrak, waktu pelaksanaan, serta pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan.

    Seng pagar pembatas pengerjaan sesuai RAB dengan ketinggian 2 M

    Papan informasi bukan sekadar pelengkap di lokasi konstruksi. Keberadaannya membantu masyarakat menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik.

    Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Binjai dan pihak pelaksana perlu memberikan penjelasan: mengapa papan informasi proyek tidak terlihat saat pekerjaan berlangsung? Apakah papan tersebut belum dipasang, berada di lokasi lain, atau terdapat penjelasan lain yang perlu disampaikan kepada publik?

    Pekerja Tak Pakai APD, Aspek Keselamatan Ikut Dipertanyakan

    Sorotan tidak berhenti pada persoalan papan informasi. Awak media juga mendapati para pekerja melakukan aktivitas pengerjaan tanpa terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.

    Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi proyek. Dalam pekerjaan konstruksi, penggunaan APD harus disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan potensi bahaya yang dihadapi pekerja.

    Renovasi Pustu Berngam

    Keselamatan pekerja tidak boleh dipandang sebagai urusan sepele. Pihak pelaksana wajib memperhatikan perlindungan tenaga kerja, sementara instansi terkait perlu memastikan pelaksanaan pekerjaan diawasi sesuai ketentuan yang berlaku.

    Jangan sampai proyek bernilai miliaran rupiah justru menyisakan persoalan mendasar terkait keselamatan orang-orang yang mengerjakannya.

    Dinas Kesehatan Kota Binjai Diminta Beri Penjelasan

    Atas temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Binjai selaku instansi yang menaungi proyek diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

    Pihak CV Jun Mitra Konstruksi juga perlu menjelaskan mengenai belum terlihatnya papan informasi proyek serta langkah yang dilakukan untuk memastikan seluruh pekerja menggunakan APD sesuai risiko pekerjaan.
    Pengawasan terhadap proyek pemerintah tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan. Transparansi, kepatuhan terhadap ketentuan, kualitas pekerjaan, dan keselamatan kerja juga harus menjadi perhatian utama.

    Awak media SNIPER86.COM akan berupaya meminta konfirmasi kepada Dinas Kesehatan Kota Binjai dan pihak pelaksana untuk memperoleh keterangan yang berimbang.

    Publik Menunggu Klarifikasi

    Proyek renovasi dan penambahan ruangan Pustu Berngam sejatinya bertujuan mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi penggunaan anggaran maupun keselamatan kerja.

    Dengan pagu anggaran mencapai Rp2,8 miliar, masyarakat tentu berharap pekerjaan tersebut dilaksanakan secara transparan, sesuai spesifikasi, dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

    Anggaran publik wajib diawasi, keselamatan pekerja wajib diperhatikan, dan setiap pertanyaan masyarakat layak dijawab secara terbuka.

    Hingga berita ini disusun, klarifikasi resmi dari Dinas Kesehatan Kota Binjai maupun CV Jun Mitra Konstruksi masih perlu diperoleh. Berita ini terbuka untuk diperbarui setelah tanggapan diterima.*(R-2)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini