Teks Photo: Lokasi Taman Pujasera Binjai dalam tahap perbaikan pihak lain.
SNIPER86.COM, Binjai – Aliansi Pemuda Mahasiswa Binjai secara tegas mendesak Wali Kota Binjai untuk segera mengevaluasi dan membatalkan rencana serta proses sewa-menyewa aset Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, yakni Taman Pujasera, kepada pihak ketiga.
Langkah komersialisasi aset Pemko ini dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat kecil, terlebih di tengah situasi krisis ekonomi dan penggusuran para pedagang kaki lima (PKL) yang terjadi di Kota Binjai belakangan ini.
Koordinator Aliansi Pemuda Mahasiswa Binjai menegaskan, bahwa Taman Pujasera, yang pada hakikatnya merupakan fasilitas publik dan aset daerah seharusnya difungsikan sepenuhnya untuk kesejahteraan warga Binjai, bukan diserahkan kepada swasta demi keuntungan segelintir pihak.
Tiga Poin Penting Pernyataan Sikap Aliansi Pemuda Mahasiswa Binjai:
- Batalkan Kerjasama/Sewa-Menyewa Taman Pujasera dengan Pihak Ketiga.
- APMB menuntut Walikota Binjai membatalkan skema pengelolaan Taman Pujasera oleh pihak swasta/pihak ketiga. Aset daerah adalah kekayaan milik publik yang keberadaannya harus dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat Kota Binjai, bukan dijadikan komoditas bisnis semata.
- Jadikan Taman Pujasera Lokasi Relokasi Pedagang Korban Penggusuran.
Aliansi juga menyarankan, agar Pemko Binjai mengalihfungsikan Taman Pujasera sebagai lokasi relokasi resmi bagi para pedagang kecil yang baru-baru ini digusur tanpa adanya kepastian tempat usaha yang jelas.
Menjadikan Pujasera sebagai wadah penampungan pedagang lokal akan menghidupkan kembali fungsi sosial-ekonomi kawasan tersebut secara berkeadilan.
Sayangkan Aset Daerah Jadi Konsumsi Bisnis Publik yang Merugikan Warga
APMB menyayangkan kebijakan Pemko Binjai yang dinilai tergesa-gesa membiarkan aset daerah menjadi konsumsi bisnis publik. Tindakan penggusuran pedagang tanpa memberikan solusi konkret, bersamaan dengan penyerahan aset vital kota ke pihak ketiga, memperlihatkan minimnya kepekaan sosial dari pemerintah daerah.
"Pemerintah Kota Binjai seharusnya hadir membawa solusi, bukan justru menggusur pedagang kecil tanpa arah lalu menyerahkan lahan strategis daerah ke pihak ketiga. Taman Pujasera adalah solusi siap pakai, jika Pemko Binjai benar-benar memiliki niat baik untuk menata kota sekaligus membela nasib pedagang kecil," kata Oza Hasibuan, Ketum Aliansi Pemuda Mahasiswa Binjai.
Aliansi Pemuda Mahasiswa Binjai menegaskan akan terus mengawal isu ini, dan membuka ruang konsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat serta para pedagang, hingga Pemko Binjai memberikan kepastian dan keadilan sosial bagi seluruh warga Kota Binjai.*(R-2)





