• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pondok Qur'an


     

    Dandim Letkol Inf M. Adriansyah Ajak Warga dan Keluarga Perangi Narkoba, LGBT dan HIV/AIDS

    Jumat, 29 Agustus 2025, 9:40:00 PM WIB Last Updated 2025-08-29T14:43:12Z

    SNIPER86.COM, Jembrana - Kodim 1617/Jembrana menggelar penyuluhan masif tentang bahaya minuman keras, narkoba, HIV/AIDS, LGBT, serta norma agama dan kesusilaan. Acara yang dibuka langsung oleh Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf M. Adriansyah S.I.P., M.I.P., ini menyasar para remaja dan keluarga TNI di lingkungan Kodim sebagai upaya preventif menghadapi ancaman sosial yang semakin meluas. Bertempat di garase Kodim pada Jumat (29/8/2025).

    Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran petinggi Kodim, anggota militer, PNS, serta Persit KCK Cabang XXXI Kodim 1617/Jembrana. Sekitar 60 orang turut serta dalam sesi yang berlangsung 

    Perang Melawan Ancaman Sosial

    Dalam sambutan pembukanya, Dandim M. Adriansyah menekankan bahwa penyuluhan ini merupakan langkah mendesak yang harus dilakukan di seluruh jajaran Kodam IX/Udayana. Ia mengibaratkan ancaman seperti narkoba, judi online, dan LGBT sebagai "perang" yang harus dilawan bersama, tidak hanya oleh TNI/Polri dan ASN, tetapi juga seluruh masyarakat.

    "Ini adalah satu perang yang harus kita lawan sesuai dengan Instruksi Bapak Presiden," tegas Dandim. 

    Ia juga menyampaikan keprihatinan atas tingginya kasus narkoba di Jembrana, yang menurutnya perlu penanganan serius melalui sosialisasi, terutama kepada para pelajar.

    Narkoba Ancaman Serius bagi Generasi Muda

    Narasumber dari Polres Jembrana, diwakili oleh Kaur Bin Ops Narkoba Ipda I Putu Widiartama Putra, memaparkan bahaya narkoba secara detail. Ia menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak fisik dan mental, tetapi juga dapat menyebabkan kematian.


    Ipda Widiartama Putra juga menyoroti bagaimana penyalahgunaan narkoba kini menyasar generasi muda, khususnya pelajar dengan rentang usia 11 hingga 24 tahun. Ia mengingatkan bahwa penyebaran zat adiktif ini dapat menghancurkan saraf dan mengikis masa depan bangsa yang tangguh dan cerdas.

    "Penyalahgunaan narkoba menimbulkan berbagai kerugian. Seseorang yang kecanduan akan sulit menyesuaikan diri, mudah marah, dan bahkan dapat berakhir dengan kematian," jelasnya. 

    Ia juga menambahkan, UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika mengancam hukuman seumur hidup bagi siapa pun yang menyimpan atau menguasai barang haram tersebut.

    HIV/AIDS dan LGBT: Bahaya yang Mengintai

    Tidak hanya narkoba, materi penyuluhan juga mencakup bahaya HIV/AIDS dan LGBT. Narasumber dari Dinas Kesehatan Pemda Jembrana Ida Bagus Made Adyana, menjelaskan ciri-ciri awal HIV/AIDS, seperti diare dan sariawan yang tidak kunjung sembuh.

    "HIV bisa menular melalui darah, ASI, dan cairan kelamin," jelas Ida Bagus. Ia juga menyampaikan bahwa di Jembrana, mayoritas pengidap HIV adalah kelompok usia 50 tahun. Ia pun mengimbau agar masyarakat menjaga diri dengan menjauhi pergaulan bebas dan selalu mendekatkan diri pada Tuhan.

    Acara penyuluhan yang diwarnai dengan sesi tanya jawab interaktif ini berlangsung aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal pengetahuan penting bagi keluarga besar TNI dan masyarakat Jembrana untuk membentengi diri dari ancaman yang dapat merusak masa depan bangsa.*(Arifin)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini