SNIPER86.COM, Probolinggo — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo secara rutin melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) triwulan guna memastikan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Probolinggo.
Fokus Monev kali ini menyasar KUA Banyuanyar, Gending, dan Dringu. Tim Monev yang dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Imanuddin Nur Fajri, tiba di KUA Dringu pada Senin (17/11) sekitar pukul 13.30 WIB.
Turut hadir dalam tim tersebut Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Amin, Ketua IPARI Suharto, Faiq, Khoiron, dan Veta. Kedatangan tim disambut langsung oleh Plt Kepala KUA Dringu, H. Muhtar, didampingi oleh Pengawas Madrasah Ismawati, serta Penyuluh Agama Islam (Saiful, Malik, Redy, Nanang dan Nur), sedangkan dari staf yaitu Taufiq, Micloud dan Aris. Penekanan pada pelayanan prima.
Dalam sambutannya, H. Imanuddin melalui Ketua APRI, Amin, menegaskan bahwa kegiatan Monev ini adalah agenda wajib yang semata-mata bertujuan untuk meningkatkan kinerja jajaran KUA dalam melayani masyarakat. Amin menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KUA wajib memberikan pelayanan prima dan bersikap inklusif.
"ASN wajib memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, siapapun itu. Tidak menutup kemungkinan ketika masyarakat non-Muslim datang ke KUA, maka wajib dilayani dengan baik," ujar Amin, seraya menegaskan pentingnya profesionalisme dan keramahan dalam layanan.
KUA Dringu siap akuntabilitas dan perluasan layanan, sementara itu, Plt Kepala KUA Dringu, H. Muhtar, mengapresiasi arahan dan petunjuk yang diberikan oleh Tim Monev. Ia menyatakan bahwa KUA Dringu telah mempersiapkan seluruh berkas yang diperlukan sebagai wujud pertanggungjawaban triwulan (Juli, Agustus, dan September).
H. Muhtar juga menegaskan komitmennya untuk mencapai target pelayanan prima. Ia meluruskan pemahaman publik mengenai fungsi KUA yang kini semakin meluas.
"Bahwa KUA bukan saja melayani nikah saja. Tapi ada pelayanan wakaf, data masjid, produk halal, bimbingan haji dan umrah, serta banyak lagi pelayanan lainnya," tandas H. Muhtar.
Kegiatan Monev ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi dan perbaikan agar KUA di Kabupaten Probolinggo semakin optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan layanan keagamaan di masyarakat.*
(Ads/Kemenag)







