• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Dua Pekan Mengungsi di Masjid, Korban Banjir Marelan Harapkan Kepedulian Pemko Medan

    Rabu, 17 Desember 2025, 2:07:00 AM WIB Last Updated 2025-12-16T19:14:59Z

    SNIPER86.COM, Marelan - Nasib memprihatinkan dialami Hamdan (38), warga Lingkungan 8 Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Bersama istri dan lima orang anaknya, Hamdan terpaksa mengungsi dan menetap sementara di Masjid At Tarbiyah setempat, setelah rumah yang selama ini mereka tempati rusak parah dan tak layak huni akibat banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa minggu lalu.

    Sudah lebih dari dua pekan Hamdan dan keluarganya bertahan di masjid. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar. Hingga saat ini, belum ada kejelasan maupun bantuan nyata dari pemerintah terkait penanganan tempat tinggal keluarga tersebut.

    “Selama lebih dari dua minggu ini kami memohon kepada pengurus masjid agar bisa tinggal sementara di sini. Kalau tidak di sini, kami mau ke mana lagi. Rumah kami sudah tidak bisa ditempati. Untuk mengontrak rumah, kami tidak punya uang,” ujar Hamdan lirih, saat dikunjungi Pengurus DPD Kota Medan dan DPC Medan Marelan Macan Asia Indonesia (MAI), Selasa (16/12/2025).


    Ia mengaku kondisi rumahnya rusak berat pasca banjir, sehingga membahayakan keselamatan jika tetap dihuni, terlebih bagi anak-anaknya. Hamdan pun berharap Pemerintah Kota Medan dapat segera turun tangan memberikan solusi.

    “Harapan kami, semoga pemerintah bisa membantu memperbaiki atau merehabilitasi rumah kami, atau setidaknya memberikan tempat tinggal yang layak untuk kami sekeluarga,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

    Kunjungan Ketua DPD MAI Kota Medan beserta jajaran, serta Ketua DPC MAI Medan Marelan bersama Sekretaris Jenderal, menjadi secercah harapan bagi Hamdan dan keluarganya. Pasalnya, sejak mengungsi hingga kini, ia mengaku belum pernah dikunjungi atau mendapat perhatian dari unsur Pemerintah Kota Medan maupun Pemerintah Kecamatan Medan Marelan.


    "Selama kami di sini, belum ada satu pun pihak pemerintah yang datang melihat langsung kondisi kami," ungkap Hamdan, usai menerima bantuan sembako dari Ketua DPC MAI Medan Marelan Dedek DS.

    MAI menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut dan berkomitmen untuk menyuarakan permasalahan ini kepada pihak terkait agar segera mendapat perhatian serius. Mereka menilai, korban bencana seharusnya mendapat penanganan cepat, khususnya terkait tempat tinggal yang layak dan kebutuhan dasar.

    Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kehadiran negara dalam menjamin perlindungan dan pemulihan warga terdampak bencana, agar tidak berlarut-larut hidup dalam kondisi tidak menentu.*(R-1)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini