• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Kepling 14 Kelurahan Besar Diduga Abaikan Warga Saat Banjir, Warga Minta Evaluasi Kinerja

    Selasa, 02 Desember 2025, 5:44:00 PM WIB Last Updated 2025-12-02T10:45:26Z

    SNIPER86.COM, Medan - Sejumlah warga Lingkungan 14 Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, mengeluhkan sikap Kepala Lingkungan (Kepling) mereka, Agung Alfianto, yang diduga tidak menunjukkan kepedulian saat banjir melanda kawasan tersebut beberapa hari lalu. 

    Banjir yang merendam pemukiman warga itu seharusnya menjadi perhatian penuh aparat lingkungan, terutama dalam hal pendataan, pemantauan kondisi warga, hingga koordinasi bantuan darurat.

    Namun, menurut penuturan warga, Agung Alfianto disebut tidak hadir secara aktif saat warganya membutuhkan kehadiran seorang pimpinan lingkungan. Mereka menilai, Kepling 14 itu tidak memberikan respons ataupun tindakan cepat sebagaimana tugasnya sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah.

    Keluhan warga tidak berhenti sampai di situ,
    Agung Alfianto juga diketahui masih bekerja sebagai pegawai keamanan (satpam) di salah satu perusahaan swasta. Kondisi rangkap pekerjaan ini menjadi sorotan karena dinilai mengganggu fokus dan dedikasinya dalam menjalankan tugas sebagai kepala lingkungan. 

    Bahkan, warga menduga hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan mengenai perangkat lingkungan yang seharusnya terbebas dari pekerjaan lain yang dapat mengganggu pelayanan publik.


    “Ketika banjir datang, kami membutuhkan pemimpin lingkungan yang hadir dan membantu, bukan sibuk di tempat kerja lain,” ujar seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan dalam pemberitaan. Ia menambahkan bahwa warga merasa selama ini kinerja Kepling tersebut kurang dirasakan, terutama pada saat-saat genting seperti bencana banjir.

    Warga berharap pihak kelurahan dan kecamatan dapat bersikap tegas untuk mengevaluasi kinerja Kepling 14 tersebut. Mereka meminta Lurah Besar, Gandi Gusri, S.S.T.P., M.Si., serta Camat Medan Labuhan, Khairun Nasir Tambusai, S.S.T.P., M.S.P., turun langsung meninjau kondisi dan mendengar keluhan warga, agar permasalahan ini tidak terus berlarut.

    “Harapan kami, evaluasi segera dilakukan. Jabatan kepala lingkungan itu amanah besar. Jika tidak bisa fokus, lebih baik diganti dengan orang yang benar-benar siap mengabdi,” tambah warga tersebut.

    Bencana banjir yang terjadi beberapa hari lalu telah memicu keresahan masyarakat. Selain merendam rumah dan akses jalan, banjir juga menuntut adanya koordinasi cepat dari perangkat lingkungan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dan keselamatan warga terjaga. Namun, menurut warga, hal itu tidak dirasakan di Lingkungan 14.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kelurahan Besar maupun Kecamatan Medan Labuhan terkait dugaan tersebut. Warga masih menunggu langkah konkret pemerintah setempat untuk menindaklanjuti keluhan mereka.*(R-1)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini