SNIPER86.COM, Agara - Desa Kisam Lestari, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Kute) Tahun Anggaran 2026, pada Rabu, 24 Desember 2025.
Musrenbangdes tersebut menjadi forum strategis dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan desa untuk tahun mendatang, yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Desa Kisam Lestari memiliki dua dusun, yakni Dusun Kayu Pimin dan Dusun Permai, yang masing-masing mengajukan usulan prioritas pembangunan.
Untuk Dusun Kayu Pimin, usulan yang diajukan meliputi Rehabilitasi Jalan Rabat Beton, Pengadaan pakaian perangkat desa dan Perbaikan jaringan irigasi. Sementara itu, Dusun Permai mengusulkan Rehabilitasi Irigasi, Pengadaan peralatan keterampilan masyarakat seperti mesin jahit dan peralatan usaha lainnya.
Kegiatan Musrenbangdes ini dihadiri oleh Kepala Desa Kisam Lestari, unsur Muspika, perwakilan Inspektorat, Danramil, Babinsa, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Kute (BPK), tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur keuangan desa, lembaga-lembaga desa, serta perwakilan kelompok masyarakat.
Turut hadir pula Tim Monitoring Musrenbangdes dari Kecamatan Lawe Sumur, sebagaimana tercantum dalam daftar hadir.
Dalam musyawarah tersebut, sejumlah agenda penting dibahas dan disepakati, di antaranya Pembentukan Tim Penyusun RKP Desa Tahun Anggaran 2026, Penetapan Daftar Usulan RKP (DURKP) Desa yang akan diusulkan ke SKPD terkait melalui Musrenbang Kecamatan Tahun 2025, Penetapan delegasi desa untuk mengikuti Musrenbang Kecamatan Tahun 2026.
Selain itu, peserta musyawarah juga menyepakati prioritas pembangunan fisik di masing-masing dusun, dengan mengutamakan program yang belum terlaksana pada tahun anggaran sebelumnya akibat pengalihan anggaran.
Musrenbangdes juga mengakomodasi kegiatan strategis nasional dan desa, seperti Pendataan SDGs Desa dan IDM, Program pencegahan narkoba, Pendampingan ibu hamil, kegiatan keagamaan, kepesertaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Penanganan stunting, Ketahanan pangan desa, dukungan untuk Guru PAUD, puskesmas, serta penyaluran BLT Desa.
Seluruh rangkaian pembahasan berjalan dengan lancar dan menghasilkan kesepakatan bersama, sebagai dasar perencanaan pembangunan Desa Kisam Lestari Tahun Anggaran 2026.
Musrenbangdes ini diharapkan mampu mendorong pembangunan desa yang lebih terarah, partisipatif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*(Alek)






