• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Press Release BNNK Langkat Tahun 2025, Pencapaian Kinerja Akhir Tahun Gemilang, Realisasi Anggaran Capai 97,96 Persen

    Rabu, 24 Desember 2025, 8:36:00 AM WIB Last Updated 2025-12-24T01:37:31Z

    SNIPER86.COM, Langkat - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Langkat menggelar Press Release akhir tahun 2025 di Ruang Rapat Kantor BNNK Langkat, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi atas capaian kinerja sepanjang tahun, sekaligus komitmen berkelanjutan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Langkat.

    Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat struktural dan fungsional BNNK Langkat. Kepala BNNK Langkat, Karno Adhi Swasono, S.T., M.Si., berhalangan hadir dan diwakili oleh Kasubbag Umum Raja Sarjono Tua Sigalingging, S.E.

    Turut hadir Katim Pemberantasan Iptu Johanes Simanjuntak, S.H., Katim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Hj. Henni Purwanti, S.Sos., M.A.P., serta Katim Rehabilitasi Nona Aprianti Sinaga, S.Kep., N.S., M.Pd., yang diwakili oleh Penanggung Jawab Klinik Pratama BNNK Langkat dr. Nurfitri Amalia.

    Dalam sambutannya, Raja Sarjono Tua Sigalingging menyampaikan capaian kinerja secara menyeluruh. Ia mengungkapkan, bahwa realisasi anggaran BNNK Langkat tahun 2025 mencapai 97,96 persen, sebagai bentuk komitmen kuat dalam pengelolaan sumber daya secara efektif dan akuntabel.

    "Capaian ini menunjukkan efisiensi dan kesungguhan BNNK Langkat dalam menjalankan program-program P4GN di tengah berbagai tantangan tahun fiskal," ujarnya.

    Bidang Pemberantasan Lampaui Target

    Sementara itu, Katim Pemberantasan Iptu Johanes Simanjuntak, S.H., memaparkan capaian di bidang pemberantasan narkotika. Program Layanan Asesmen Terpadu Tindak Pidana Narkotika (LATIPN) yang menargetkan 30 orang, berhasil melampaui target dengan capaian 44 orang, atau surplus 14 orang.

    "Ini merupakan prestasi luar biasa, yang mencerminkan responsivitas dan kerja keras tim dalam menangani kasus narkotika," ungkapnya.


    Meski demikian, ia juga menyampaikan, bahwa keterbatasan anggaran untuk kegiatan penyelidikan dan penyidikan pada tahun 2025 menjadi tantangan tersendiri. Namun, setiap pengaduan masyarakat (Dumas) tetap ditindaklanjuti secara cepat dan profesional sesuai laporan yang masuk.

    Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Berjalan Optimal

    Di bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Hj. Henni Purwanti, S.Sos., M.A.P., melaporkan, bahwa seluruh program strategis berhasil dilaksanakan dengan baik. Program tersebut meliputi Ketahanan Keluarga, Rehabilitasi Terpadu Berbasis Masyarakat (RTS), serta Program Desa Bersinar.

    Selain itu, fasilitasi Pendidikan Anti Narkoba kepada 20 keluarga berhasil direalisasikan. Program P4GN berbasis pembangunan desa, advokasi kebijakan kabupaten/kota tanggap ancaman narkoba, serta kegiatan teknis mitra P4GN bidang pencegahan juga tercapai sesuai target. "Seluruh capaian ini menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat Langkat yang tangguh dan bebas dari narkoba," tegasnya.

    Layanan Rehabilitasi Berikan Dampak Nyata
    Di bidang rehabilitasi. dr. Nurfitri Amalia yang mewakili Katim Rehabilitasi menyampaikan, bahwa layanan rehabilitasi rawat jalan dengan target 35 orang berhasil terpenuhi. Sementara itu, satu orang klien rawat inap telah dirujuk ke Loka Rehabilitasi Narkoba Deli Serdang.

    Tak hanya itu, Unit Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) juga melampaui target dengan capaian lima orang. "Layanan rehabilitasi ini tidak hanya memenuhi target administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pemulihan korban penyalahgunaan narkoba agar dapat kembali berfungsi di tengah masyarakat," ujar dr. Nurfitri.

    Komitmen Menuju Langkat Bersih Narkoba

    Press Release akhir tahun ini menjadi penegasan komitmen BNNK Langkat dalam menjalankan tugas P4GN secara berkelanjutan. Evaluasi capaian tahun 2025 diharapkan menjadi pijakan kuat dalam menyusun strategi dan program yang lebih efektif pada tahun 2026, guna mewujudkan Kabupaten Langkat yang bersih dari narkoba.*(Chairu)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini