• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    HUT SNIPER86.COM


     

    Longsor Ancam Keselamatan Pengguna Jalan Lintas Binjai-Tanah Karo di Desa Telaga Langkat

    Selasa, 27 Januari 2026, 1:32:00 PM WIB Last Updated 2026-01-27T06:32:42Z

    SNIPER86.COM, Langkat - Kondisi jalan lintas dari arah Binjai menuju Tanah Karo, tepatnya di Desa Telaga, Kabupaten Langkat, kini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menelan korban jiwa. Pasalnya, ruas jalan tersebut mengalami longsor parah yang mengakibatkan badan jalan menyempit dan membahayakan para pengguna jalan.

    Pantauan di lokasi menunjukkan, longsor terjadi sepanjang kurang lebih 10 meter, dengan lebar tersisa hanya sekitar 3 meter dan kedalaman longsoran mencapai 12 meter. Akibatnya, sebagian badan jalan amblas dan hanya dapat dilalui secara bergantian oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

    Jalan tersebut diketahui merupakan jalur utama dan satu-satunya yang menghubungkan wilayah Langkat dan Binjai menuju Tanah Karo, termasuk akses wisata favorit masyarakat seperti Pamah Semelir. Setiap harinya, jalur ini terbilang ramai dilalui pengunjung maupun warga yang beraktivitas antar daerah.

    Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar, terutama bagi pengendara yang melintas dari arah Binjai menuju Tanah Karo. Apalagi saat malam hari atau ketika hujan turun, risiko kecelakaan dinilai semakin tinggi.


    Menindaklanjuti situasi tersebut, pihak desa bersama unsur terkait telah melakukan pertemuan. Kepala Desa Telaga, Kolen Ginting, secara tegas meminta dan berharap kepada dinas terkait agar segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki jalan alternatif menuju Tanah Karo sebelum terjadi korban jiwa.

    "Kami sangat berharap perhatian serius dari pemerintah daerah dan dinas terkait. Jalan ini akses vital masyarakat dan wisata, jangan sampai menunggu adanya korban baru dilakukan perbaikan," ujar Kolen Ginting.

    Kegiatan peninjauan dan pertemuan di lokasi longsor tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa, Babinsa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Mereka sepakat mendesak adanya penanganan segera demi keselamatan pengguna jalan.

    Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan darurat, pemasangan rambu peringatan, serta perbaikan permanen pada jalur tersebut demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal di kemudian hari.*(Edy)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini