SNIPER86.COM, Medan Deli - Kebakaran besar melanda fasilitas industri milik PT Garuda Mas Perkasa di Jalan KL Yos Sudarso Km 6,5, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Selasa malam (27/01/2026). Pabrik karet yang dikenal memproduksi sandal dan ban merek Swallow itu dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada area produksi dan gudang penyimpanan.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Lidah api terlihat menjulang tinggi ke udara dan dapat disaksikan dari kejauhan, memicu kepanikan masyarakat serta pengguna jalan yang melintas di jalur padat tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan menerima laporan kebakaran sekitar pukul 22.30 WIB. Setelah laporan dikonfirmasi oleh pusat komando, petugas piket langsung mengoordinasikan pengerahan armada dari sejumlah pos terdekat.
Hanya berselang dua menit, regu pemadam bergerak menuju lokasi. Armada dari Regu 3 UPT bersama Regu 2 diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area, dengan fokus utama mencegah api meluas ke kawasan permukiman di sekitar pabrik.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa bagian yang terbakar merupakan area vital pabrik, termasuk gudang yang menyimpan material produksi. PT Garuda Mas Perkasa sendiri dikenal sebagai salah satu perusahaan karet dengan aktivitas industri cukup tinggi di kawasan Medan Deli.
Menurut keterangan saksi mata, kobaran api pertama kali muncul dari bagian tengah bangunan sekitar pukul 22.30 Wib. Banyaknya material mudah terbakar seperti karet mentah, bahan kimia, serta produk jadi membuat api dengan cepat menjalar ke hampir seluruh bagian gedung.
Tiupan angin yang cukup kencang pada malam kejadian turut menyulitkan proses pemadaman. Beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam pabrik yang diduga berasal dari bahan kimia industri yang terpapar suhu panas tinggi.
Menjelang tengah malam, sejumlah unit mobil pemadam tambahan terus berdatangan. Petugas terlihat berjibaku menggunakan air dan cairan busa khusus (foam), mengingat karakteristik karet yang sulit dipadamkan jika hanya menggunakan air biasa.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Medan Labuhan melakukan pengamanan lokasi serta mengatur arus lalu lintas di Jalan KL Yos Sudarso yang sempat mengalami kemacetan panjang. Garis polisi dipasang guna membatasi akses warga ke area berbahaya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh karyawan yang bertugas pada shift malam dilaporkan berhasil menyelamatkan diri. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah akibat luasnya area terdampak dan banyaknya persediaan barang yang hangus terbakar.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dijadwalkan akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah api benar-benar padam dan kondisi bangunan dinyatakan aman, guna memastikan sumber api, apakah akibat korsleting listrik atau faktor lainnya.*(Adi Yusman)





