• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Proyek Rabat Beton Jalan Desa Kuta Tanjung Lama Disorot, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

    Senin, 15 Juni 2026, 2:26:00 PM WIB Last Updated 2026-06-15T07:27:56Z

    SNIPER86.COM, Aceh Tenggara - Pekerjaan proyek rabat beton jalan Tahun Anggaran 2026 di Desa Kuta Tanjung Lama, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi sorotan publik. Proyek yang dikerjakan oleh CV Tuah Sehati Bersama tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian bangunan rabat beton dilaporkan mengalami kerusakan pada sisi dinding pinggir. Selain itu, terdapat beberapa titik yang terlihat berlubang sehingga memunculkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan tidak maksimal.

    Ketua LSM Tipikor, Jupri Yadi R, kepada SNIPER86.COM, Senin (15/6/2026) menyampaikan, bahwa pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan saat melakukan pemantauan terhadap proyek yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tenggara tersebut.

    Menurut Jupri, meskipun pekerjaan telah dinyatakan rampung, kondisi fisik bangunan di lapangan justru menunjukkan indikasi kerusakan pada beberapa bagian. "Dari hasil pemantauan kami sebagai kontrol sosial, proyek tersebut terlihat sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. Ada bagian yang berlubang, hasil pengecoran diduga tidak maksimal, sehingga kualitas pekerjaan patut dipertanyakan," ujar Jupri.

    Ia juga menilai terdapat indikasi pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi kekuatan dan daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.

    LSM Tipikor meminta instansi terkait, khususnya Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tenggara, untuk melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap pekerjaan proyek tersebut guna memastikan kualitas bangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana pekerjaan maupun Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tenggara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.*(Alek)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini