SNIPER86.COM, Langkat - Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kuala selama beberapa hari terakhir mengakibatkan luapan Sungai Tembo dan Sungai Gumit, hingga merendam permukiman warga pada Kamis malam, 8 Januari 2026, sekitar pukul 19.40 Wib.
Hujan deras yang mulai turun sejak pukul 15.00 Wib menyebabkan debit air sungai meningkat tajam. Banjir kiriman dari hulu akhirnya meluap dan menggenangi sejumlah kawasan padat penduduk, termasuk Lingkungan IV Pasar Ijo dan Lingkungan VI Tempel, Kelurahan Pekan Kuala, serta Lingkungan Bela Rakyat Baru, Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.
Bahkan, Kantor Koramil 04/Kuala turut terdampak genangan air. Berdasarkan data sementara di lapangan, sekitar 80 rumah warga di Lingkungan IV Pasar Ijo dan Lingkungan VI Tempel tergenang air setinggi ±50 cm, sementara 40 rumah warga di Lingkungan Bela Rakyat Baru terendam lebih parah dengan ketinggian air mencapai ±100 cm.
Sekitar pukul 20.00 Wib, Babinsa bersama personel Koramil 04/Kuala langsung bergerak cepat menuju lokasi bencana untuk mengevakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman. Warga diarahkan ke Posko Siaga Banjir, yakni Kantor Lurah Pekan Kuala dan Vihara Cetia Ananda di Lingkungan V Kuala Kota, sambil menunggu kondisi air surut.
Danramil 04/Kuala menegaskan, bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini. "Begitu menerima laporan luapan sungai, kami langsung mengerahkan seluruh personel Koramil untuk turun ke lapangan. Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga, membantu evakuasi, serta mengamankan barang-barang penting, termasuk inventaris kantor Koramil," tegas Danramil 04/Kuala di sela-sela kegiatan evakuasi.
Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipatif dengan berkoordinasi lintas instansi. "Kami terus berkoordinasi dengan Camat Kuala. Jika debit air terus meningkat, kami siap meminta bantuan tambahan dari BPBD Kabupaten Langkat untuk penanganan lebih lanjut," tambahnya.
Sementara itu, Camat Kuala mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil. "Kami mengimbau seluruh warga, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tetap siaga dan berhati-hati. Jika air kembali naik, segera mengungsi ke posko yang telah disiapkan. Keselamatan jiwa adalah yang utama," ujar Camat Kuala.
Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan aparat kelurahan juga terus melakukan patroli gabungan di wilayah terdampak, membantu warga, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan masih bersiaga di lokasi bencana sambil memantau perkembangan debit air Sungai Tembo dan Sungai Gumit.*(Edy)






