² poto : Mobil tahanan kejaksaan tamapk rusak saat mengejar tahanan yg lari menabrak portal
SNIPER86.COM, Binjai – Suasana di sekitar Pengadilan Negeri (PN) Binjai mendadak heboh setelah seorang terdakwa kasus pencurian berinisial YG dilaporkan melarikan diri usai menjalani persidangan, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.45 WIB. Peristiwa tersebut sempat memicu aksi kejar-kejaran yang menarik perhatian warga sekitar.
Beruntung, terdakwa berhasil diamankan kembali oleh petugas setelah dilakukan pengejaran. Saat ini, YG telah kembali berada dalam tahanan dan ditempatkan di Lapas Kelas IIA Binjai.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, Ronald Siagian, membenarkan adanya insiden pelarian tersebut. Menurutnya, terdakwa yang kabur merupakan tersangka dalam perkara pencurian.
"Benar, terdakwa sempat melarikan diri. Namun Alhamdulillah, yang bersangkutan berhasil diamankan kembali," ujar Ronald saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV, terdakwa terlihat berlari meninggalkan area pengadilan. Aksi tersebut langsung direspons petugas Kejari Binjai yang melakukan pengejaran.
Seorang saksi mata yang berada di lokasi mengatakan suasana sempat berlangsung tegang karena banyak petugas yang berupaya menangkap kembali terdakwa.
"Ada yang mengejar dengan berlari dan ada juga yang mengejar menggunakan mobil tahanan. Tadi ramai sekali yang ikut mengejar. Bahkan mobil tahanan sampai menabrak portal di Jalan Kedondong," ungkapnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan mobil tahanan milik Kejari Binjai mengalami kerusakan setelah menabrak portal besi di kawasan Jalan Kedondong, Kecamatan Binjai Barat, saat proses pengejaran berlangsung.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelarian terdakwa akhirnya terhenti yang sebwlumnya sempatenabrak sepeda motor di jalan raya, di tengah upaya melarikan diri.
Petugas kemudian berhasil mengamankan terdakwa dan membawanya kembali ke tahanan.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut serta mengevaluasi sistem pengamanan tahanan selama proses persidangan berlangsung. *(R-2)




