• Pencarian

    Copyright © sniper86.com
    Best Viral Premium Blogger Templates


     

    Soroti Madrasah Viral, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Kumpulkan Pengawas, H. Samsur ; Jaga Marwah, Madrasah Harus Jadi Teladan Akhlak!!!

    Rabu, 01 Juli 2026, 12:49:00 PM WIB Last Updated 2026-07-01T05:49:42Z

    SNIPER86.COM, Probolinggo – Menyikapi gejolak dan perhatian publik terkait salah satu lembaga pendidikan yang viral belakangan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Dr. H. Samsur, S.Ag,.M.Pd.I langsung mengambil langkah taktis.

    Seluruh pengawas madrasah mulai dari jenjang MI, MTs, hingga MA dikumpulkan dalam sebuah pembinaan terpadu darurat hari ini.

    "​Langkah responsif ini diambil sebagai komitmen tegas Kemenag untuk membersihkan citra dan memperkuat fungsi pengawasan," kata H. Samsur, Rabu (1/7) kepada media online Sniper86.com.

    Menurutnya, Kemenag tidak ingin marwah institusi pendidikan Islam tercoreng, dan memastikan seluruh madrasah tetap berjalan di atas koridor nilai keagamaan, etika, dan ekspektasi tinggi masyarakat.

    ​Dalam arahan yang berlangsung dengan tensi tinggi namun edukatif tersebut, Dr. H. Samsur menegaskan bahwa pengawas madrasah bukanlah jabatan formalitas. Mereka adalah benteng pertahanan pertama sekaligus penjaga mutu dan moral lembaga.

    ​"Menjaga marwah lembaga pendidikan keagamaan adalah bagian dari menjaga marwah Kementerian Agama. Madrasah harus menjadi teladan dalam akhlak, budaya, dan penyelenggaraan pendidikan yang bermartabat," tegas H. Samsur di hadapan para pengawas.

    ​H. ​Samsur meminta seluruh pengawas untuk mengubah cara kerja. Pengawasan tidak boleh lagi sekadar formalitas akademik dan tumpukan administrasi di atas kertas. Pengawas dituntut turun ke bawah, mengintensifkan pembinaan, terutama pada kegiatan-kegiatan madrasah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas.

    ​"Identitas madrasah sebagai lembaga berciri khas Islam tidak boleh luntur oleh tren atau kelalaian sekecil apa pun," imbuhnya.

    Menurutnya, pengawasan yang efektif harus melahirkan solusi nyata dan penguatan tata kelola, bukan sekadar datang untuk mencatat kesalahan. ​Forum ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh pengawas MI, MTs, dan MA di Kabupaten Probolinggo untuk merapatkan barisan.

    Kemenag menginstruksikan adanya sinergi total demi mengembalikan dan menjaga kepercayaan masyarakat yang sempat terusik. ​Kemenag Kabupaten Probolinggo menegaskan tidak akan menutup mata terhadap riak-riak yang terjadi. Setiap peristiwa viral akan dijadikan bahan evaluasi total untuk perbaikan sistem pembinaan ke depan. Lewat kolaborasi ketat antara pengawas, kepala madrasah, dan guru, institusi ini ditargetkan kembali kokoh sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berintegritas, dan melahirkan generasi berakhlak mulia.*

    (Ads/Humas Kemenag)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini